Radar Pasuruan - Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah tengah mengarahkan sistem transportasi nasional menuju penggunaan tenaga listrik sebagai bagian dari pengembangan energi hijau dan energi terbarukan di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan hasil renovasi tahap pertama bangunan cagar budaya Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).
Menurut Presiden, transformasi energi tidak hanya menyasar sektor kelistrikan, tetapi juga akan diterapkan pada berbagai moda transportasi, mulai dari kendaraan pribadi hingga angkutan umum.
"Kita akan bangun energi yang hijau. Energi yang terbarukan. Jangankan kereta api, nanti hampir semua kendaraan kita nanti dari listrik, truk kita, bus kita, mobil kita, motor kita," kata Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyoroti pentingnya revitalisasi stasiun kereta api yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Menurutnya, pembenahan stasiun tidak hanya meningkatkan pelayanan transportasi, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata.
Ia menilai bangunan stasiun yang memiliki nilai sejarah dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara yang tertarik pada wisata budaya dan sejarah.
"Usaha KAI untuk revitalisasi ratusan stasiun-stasiun sangat penting, jangan dianggap sepele. Ini bisa jadi daya tarik," kata Presiden.
Prabowo menambahkan pelestarian bangunan bersejarah merupakan bagian dari upaya menjaga identitas bangsa sekaligus mendorong transformasi di berbagai sektor.
Baca Juga: Bahlil Gelontorkan Rp1,4 Triliun untuk Kompor Listrik dan Motor Listrik di RAPBN 2027
"Lestarikan semua stasiun, ini juga bagian dari lestarikan sejarah. Tapi lebih penting, ini bagian daripada usaha kita sebagai bangsa untuk di semua bidang kita lakukan transformasi," kata Prabowo.
Presiden juga meminta pengelolaan kawasan stasiun dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan, kerapian, dan keindahan lingkungan. Menurutnya, wajah fasilitas publik yang tertata akan memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun wisatawan.
"Kita ubah kesan. Indonesia memang harus lestari, harus indah, harus asri. Tidak boleh ada sampah yang liar, tidak boleh ada gedung yang tidak terawat," tuturnya.
Prabowo berharap revitalisasi stasiun dan pembenahan infrastruktur transportasi dapat memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendukung transformasi nasional melalui penyediaan fasilitas publik yang modern, nyaman, dan terawat.
Baca Juga: Razia Tengah Malam Berbuah Tangkapan, Pria di Jakbar Kedapatan Bawa Tembakau Sintetis
Editor : Moch Vikry Romadhoni