Radar Pasuruan - Panitia Lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memperkirakan sekitar 200 ribu orang akan memadati kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, selama pelaksanaan muktamar yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026.
Jumlah tersebut tidak hanya berasal dari para muktamirin sebagai peserta resmi, tetapi juga para simpatisan, pecinta NU, hingga rombongan warga Nahdliyin dari berbagai daerah yang ingin ikut menyemarakkan agenda lima tahunan organisasi tersebut.
“Kurang lebih ada 200 ribu orang yang akan hadir menyemarakkan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang ini,” terang Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh, dikutip dari Radar Jombang (Jawa Pos Group), Kamis (23/7).
Ia menjelaskan antusiasme masyarakat diperkirakan akan membuat suasana muktamar semakin semarak.
“Ada muktamirin, muhibbin (pecinta) NU, sampai romli atau rombongan lillahi taala,” lanjut pengasuh Ponpes Al-Muhajirin 1 tersebut.
Baca Juga: Program E20 Ditargetkan Jalan Januari 2028, ESDM Andalkan Tebu hingga Tongkol Jagung
Untuk menunjang kelancaran kegiatan, panitia bersama Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum telah menyiapkan berbagai fasilitas bagi peserta resmi yang berasal dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) maupun Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU).
“Ya, kita memang telah menyiapkan untuk tamu-tamu yang punya legitimasi, menjadi utusan resmi dari PCNU atau PWNU,” tutur Gus Rozaq.
Sebanyak 16 gedung disiapkan sebagai lokasi penginapan yang tersebar di enam titik di dalam kompleks pesantren. Gedung-gedung tersebut berada di lingkungan MA Unggulan, Kampus Madrasah Muallimin-Muallimat Atas (MMA) 1, MMA 2, MMA 3, Universitas Wahab Hasbullah (Unwaha), MTsN 3 Tambakberas, MAN 3 Tambakberas, hingga Institut Agama Islam Bani Fattah (IAIBAFA).
Menurut Gus Rozaq, seluruh lokasi telah melalui proses survei dari PBNU dan dinilai memenuhi standar kelayakan.
“Seluruh gedungnya sudah disurvei PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) dan proper sekali-lah,” jelasnya.
Panitia juga memastikan lokasi penginapan berada tidak jauh dari arena sidang maupun lokasi pembukaan sehingga memudahkan mobilitas para muktamirin.
“Untuk venue pembukaan, kita tentukan di Lapangan Untung Suropati, insya Allah akan dihadiri langsung RI 1 (Prabowo Subianto) sekaligus membuka acara Muktamar,” urai Gus Rozaq.
Selain agenda persidangan, kawasan muktamar akan diramaikan bazar UMKM yang menjual aneka kuliner, buku, kaus, hingga suvenir khas Muktamar ke-35 NU.
“Jadi, mungkin dengan jalan kaki, melewati stan-stan bazar, insya Allah membuat nuansa Muktamar menjadi rileks, bergembira, dan berkah, seperti slogan panlok dan keluarga besar PPBU,” ucapnya.
Selama pelaksanaan muktamar, panitia juga menyediakan konsumsi bagi para peserta resmi sebanyak tiga kali sehari, lengkap dengan kopi dan makanan ringan.
Untuk setiap waktu makan, panitia menyiapkan sekitar 5.000 porsi makanan.
“Masing-masing untuk sarapan, makan siang, dan makan malam,” tambah Gus Rozaq.
Sementara itu, bagi simpatisan dan warga NU yang tidak terdaftar sebagai peserta resmi, panitia menyiapkan dapur umum di Kampus MMA 3 yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh tamu yang hadir.
Panitia juga memastikan dukungan pengamanan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Banser, GP Ansor, IPNU-IPPNU, tim keamanan pesantren, hingga personel keamanan lainnya guna menjaga kelancaran Muktamar ke-35 NU di Jombang.
“Belum lagi ditambah untuk tim keamanan, Banser, GP Ansor, IPNU-IPPNU, tim keamanan pesantren, dan potensi keamanan lainnya,” tandasnya.
Editor : Moch Vikry Romadhoni