Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

PT KAI Daop 9 Jember Tambah Belasan Petugas Jaga Lintas Ekstra Selama Musim Liburan Sekolah

Arif Mashudi • Senin, 6 Juli 2026 | 19:13 WIB

 

STAND BY: Petugas penjaga di jalur perlintasan langsung Jalan Leces – Probolinggo. Selama liburan, PT KAI menempatkan petugas tambahan untuk berjaga. (Foto: Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)
STAND BY: Petugas penjaga di jalur perlintasan langsung Jalan Leces – Probolinggo. Selama liburan, PT KAI menempatkan petugas tambahan untuk berjaga. (Foto: Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

 

KANIGARAN, Radar Bromo - Musim liburan sekolah juga dirasakan PT Kereta Api Indonesia. Sejak musim liburan, terjadi peningkatan perjalanan kereta api (KA).

Untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, KAI Daop 9 Jember menambah 17 petugas jaga lintas (PJL) ekstra di perlintasan sebidang tanpa palang pintu.

Dua titik perlintasan sebidang diantaranya wilayah Leces dan Bayeman Tongas Kabupaten Probolinggo.

Manajer Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan, selama libur sekolah, pihaknya berupaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

Penempatan PJL ekstra dilakukan pada sejumlah perlintasan yang memerlukan pengamanan tambahan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa liburan.

Pihaknya menambah sebanyak 17 Petugas Jaga Lintas (PJL) ekstra yang bertugas di sejumlah perlintasan sebidang pada wilayah operasional Daop 9 Jember.

Penugasan tersebut berlangsung selama periode 22 Juni hingga 12 Juli 2026.

"Secara keseluruhan, Daop 9 Jember memiliki 316 petugas jaga lintas yang bertugas menjaga keselamatan di perlintasan sebidang. Selain itu, selama masa liburan kami menambah 17 PJL ekstra yang ditempatkan pada sejumlah titik strategis guna meningkatkan kewaspadaan serta memberikan rasa aman bagi perjalanan kereta api maupun pengguna jalan," ujar Cahyo.

Cahyo menerangkan, penambahan 17 PJL ekstra tersebut ditempatkan di wilayah Kabupaten/Kota Pasuruan sebanyak 2 titik, Kabupaten/Kota Probolinggo sebanyak 2 titik, Kabupaten Jember sebanyak 6 titik dan Kabupaten Banyuwangi sebanyak 7 titik. Sementara pada wilayah Kabupaten Lumajang tidak terdapat penambahan PJL ekstra.

Di wilayah Daop 9 Jember sendiri masih terdapat sejumlah perlintasan yang belum dijaga tersebar di 163 titik.

Dengan titik penyebaran di wilayah Pasuruan 14 titik, Probolinggo 13 titik, Klakah 35 titik, Tanggul 15 titik, Jember 23 titik, Kalisat 26 titik, Kalibaru 24 titik, dan Rogojampi 13 titik.

”Kondisi tersebut membutuhkan peran aktif seluruh pengguna jalan untuk selalu disiplin dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang,” ujarnya.

Cahyo mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan saat melintasi perlintasan kereta api.

Oleh karena itu, masyarakat untuk turut menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak beraktivitas di jalur rel, tidak merusak fasilitas perkeretaapian, serta selalu mengutamakan keselamatan saat berada di sekitar perlintasan sebidang.

"Berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, pastikan tidak ada kereta api yang akan melintas, serta dahulukan perjalanan kereta api. Jangan menerobos palang pintu yang sudah mulai ditutup maupun mengabaikan isyarat dari petugas. Keselamatan di perlintasan merupakan tanggung jawab bersama," imbaunya. (mas/fun)

Editor : Muhammad Fahmi
#kai #pjl #perlintasan sebidang #probolinggo