Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Iran Tuduh AS Bertanggung Jawab atas Pelanggaran Gencatan Senjata Israel dan Ancam Balas Serangan Zionis

Moch Vikry Romadhoni • Senin, 8 Juni 2026 | 15:54 WIB
Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menegaskan bahwa negaranya tidakingin berperang dengan pihak manapun, termasuk dengan AS. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menegaskan bahwa negaranya tidakingin berperang dengan pihak manapun, termasuk dengan AS. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

Radar Pasuruan - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia menuding Amerika Serikat memikul tanggung jawab langsung atas berbagai pelanggaran gencatan senjata yang disebut dilakukan Israel. Teheran menilai dukungan Washington terhadap sekutunya itu telah berkontribusi pada meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan ini disampaikan menyusul perkembangan terbaru konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Lebanon. Menurut Teheran, pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang dicapai pada 8 April 2026 telah memicu instabilitas baru di kawasan.

"Oleh karena itu, Pemerintah Amerika Serikat memikul tanggung jawab langsung atas berbagai pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh rezim Zionis beserta segala konsekuensi yang timbul darinya, termasuk setiap eskalasi ketegangan di kawasan," demikian pernyataan Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia.

Iran menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak dapat melepaskan diri dari dinamika konflik yang tengah berlangsung. Teheran menuding Washington turut mendukung berbagai tindakan Israel, termasuk yang berkaitan dengan situasi keamanan di Lebanon dan wilayah sekitarnya. Rangkaian pelanggaran gencatan senjata itu dinilai telah memperburuk kondisi keamanan kawasan dan meningkatkan risiko konflik yang lebih luas.

Kedutaan Besar Iran juga mengingatkan bahwa stabilitas Lebanon merupakan bagian integral dari kesepakatan gencatan senjata 8 April 2026, sehingga setiap tindakan yang mengganggu kesepakatan tersebut berpotensi memicu respons dari berbagai pihak yang terlibat.

Baca Juga: Amerika-Iran Susun 14 Poin Rahasia untuk Redakan Konflik Timur Tengah

"Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia, sembari menegaskan tekad kuat bangsa Iran untuk mempertahankan keamanan dan kepentingan nasionalnya secara tegas di mana pun diperlukan, mengingatkan bahwa gencatan senjata di Lebanon merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesepakatan gencatan senjata tanggal 08 April 2026," tulis pernyataan tersebut.

Selain menuding AS, Iran juga mengeluarkan peringatan keras terhadap Israel. Teheran menegaskan bahwa setiap tindakan yang dianggap sebagai provokasi atau agresi terhadap Lebanon maupun Iran akan mendapat balasan dari Angkatan Bersenjata Iran.

"Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia menegaskan bahwa setiap tindakan provokatif dan petualangan agresif yang dilakukan oleh rezim Zionis terhadap Lebanon maupun Republik Islam Iran akan dihadapi dengan respons yang tegas, menyeluruh, dan menghancurkan dari Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran," tegas pernyataan tersebut.

Pernyataan ini menambah daftar ketegangan diplomatik yang terus berkembang di Timur Tengah, di tengah kekhawatiran komunitas internasional terhadap potensi meluasnya konflik di kawasan.

Baca Juga: Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda! Polri Fokus Hari Bhayangkara, Jadwal Baru Belum Ditentukan

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Iran Israel #Gencatan Senjata Lebanon #Kedutaan Iran Indonesia #Amerika Serikat Israel #konflik timur tengah