Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kejagung Geledah Kantor BGN, Dugaan Jual Beli Titik SPPG Mulai Terkuak

Moch Vikry Romadhoni • Rabu, 3 Juni 2026 | 16:14 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana. (Istimewa)
Kepala BGN Dadan Hindayana. (Istimewa)

Radar Pasuruan - Alasan Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya terungkap. Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) menduga telah terjadi praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Penggeledahan kantor BGN di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, berlangsung hanya selang beberapa jam setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Posisinya kini digantikan oleh Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai wakil kepala BGN.

Menurut sumber internal Kejagung yang tidak bersedia disebutkan namanya, penggeledahan dilakukan atas temuan dugaan praktik jual beli titik SPPG — padahal pendaftaran untuk mendirikan SPPG sejatinya dilakukan secara terbuka dan tanpa biaya apapun.

"Itu memang kayaknya itu temuan-temuan di situ," ungkap sumber internal Kejagung tersebut.

Pelaksana Tugas Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Mochamad Jeffry membenarkan penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari barang bukti terkait penanganan kasus.

"Penyidik Pidsus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," kata dia saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Efisiensi! BGN Pangkas Distribusi MBG dari 6 Jadi 5 Hari, Sistem Bundling Libur Resmi Dihapus

Namun Jeffry belum mengungkap secara rinci perkara yang tengah ditangani Kejagung terkait penggeledahan tersebut. Dugaan kuat mengarah pada tindak pidana korupsi, mengingat BGN belakangan memang tengah menjadi sorotan publik — mulai dari pergantian pucuk pimpinan, kabar OTT terhadap pejabat BGN yang sempat beredar, hingga sejumlah kebijakan yang dinilai menghambur-hamburkan anggaran.

Presiden Prabowo juga mengganti dua wakil kepala BGN lainnya, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya. Sebagai penggantinya, ditunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala BGN.

Pemerintah menegaskan pergantian kepemimpinan tersebut tidak akan mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional.

Baca Juga: Momen Prabowo Makan MBG Bareng Siswa SMPN 111 Jakarta

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Badan Gizi Nasional #Kejaksaan Agung #BGN #SPPG #Makan Bergizi Gratis