Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Nestapa Ibu Korban Banjir di Langkahan, Suami Tak Kunjung Ditemukan, Rumah Hancur

Moch Vikry Romadhoni • Selasa, 16 Desember 2025 | 23:19 WIB

 

Tangkapan layar seorang istri yang belum mengetahui keberadaan suaminya sejak bencana banjir di Aceh hingga kini anaknya mulai sakit-sakitan.
Tangkapan layar seorang istri yang belum mengetahui keberadaan suaminya sejak bencana banjir di Aceh hingga kini anaknya mulai sakit-sakitan.

Radar Bromo - Banjir yang melanda Aceh Utara tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan kisah pilu para korban yang kini bertahan di pengungsian.

Salah satu cerita menyentuh datang dari Desa Buket Dara Baro, Kecamatan Langkahan.

Kisah tersebut mencuat setelah dibagikan melalui akun TikTok @TOKO DAMRY pada Senin, 15 Desember 2025.

Dalam video itu tergambar beratnya beban hidup pengungsi yang kehilangan tempat tinggal dan anggota keluarga akibat bencana.

Seorang ibu terlihat harus menjalani hari-harinya di pengungsian dengan kondisi penuh keterbatasan.

Selain rumahnya hancur diterjang banjir, sang ibu juga masih menunggu kabar suaminya yang tak kunjung ditemukan.

"Sudah 20 hari suaminya hilang," tulis keterangan dalam unggahan video tersebut.

Hampir tiga pekan tanpa kepastian membuat beban psikologis sang ibu semakin berat. Meski diliputi rasa cemas dan duka, ia tetap harus bertahan demi anaknya yang kini berada dalam kondisi kurang sehat.

Situasi pengungsian yang serba darurat serta dampak banjir perlahan memengaruhi kesehatan anak-anak. Hal itu semakin memperberat kondisi para pengungsi yang sudah kehilangan harta benda.

"Anaknya sudah mulai sakit, rumahnya hancur," lanjut keterangan dalam video tersebut.

Kisah dari Buket Dara Baro menjadi gambaran nyata betapa berat perjuangan para korban banjir di pedalaman Aceh Utara. Kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal, serta ancaman kesehatan menjadi ujian berat yang membutuhkan perhatian dan penanganan segera dari berbagai pihak.*

Baca Juga: Pilu Pengungsi Pedalaman Langkahan: Warga Sakit Tidur Tanpa Selimut, Bantuan Medis Belum Datang

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#banjir #aceh #suami #hilang #anak