Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pertumbuhan RI Tetap Ngebut Meski Sumatera Dilanda Bencana

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 5 Desember 2025 | 22:17 WIB

 

Menkeu Purbaya pastikan banjir Sumatera tak ganggu ekonomi dan sebut pertumbuhan tetap di atas 5,5 persen.
Menkeu Purbaya pastikan banjir Sumatera tak ganggu ekonomi dan sebut pertumbuhan tetap di atas 5,5 persen.

Radar Bromo -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa banjir dan tanah longsor yang melanda berbagai daerah di Sumatera tidak akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ia memastikan pemerintah telah menyiapkan pendanaan untuk penanganan bencana, termasuk perbaikan infrastruktur dan fasilitas publik.

Pernyataan ini ia sampaikan pada Kamis, 5 Desember 2025. Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan alokasi tambahan untuk kebutuhan bencana, namun pencairannya tetap mengikuti pengajuan resmi dari BNPB.

Menurutnya, struktur APBN sudah mengantisipasi kebutuhan darurat melalui cadangan yang dikelola BNPB, sehingga stabilitas ekonomi dan fiskal diyakini tetap aman.

Meski beberapa wilayah harus melakukan pemulihan, aktivitas ekonomi nasional menurut Purbaya masih berada di tren positif. Ia memperkirakan pertumbuhan tetap berada di kisaran lebih dari 5 persen, didorong oleh sektor strategis serta belanja pemulihan infrastruktur.

"Saya pikir sih di atas 5 masih akan di atas 5,5 persen," tutur Purbaya.

Ia menambahkan bahwa proses rekonstruksi pascabencana justru dapat mendorong aktivitas ekonomi karena meningkatnya belanja perbaikan publik.

“Apalagi nanti kalau ada perbaikan-perbaikan fasilitas bangunan dan lain-lain itu akan mendorong ekonomi sedikit,” kata Purbaya.

Purbaya menyatakan pemerintah siap menambah dukungan dana apabila kebutuhan penanganan bencana masih belum terpenuhi. Ia memastikan fasilitas pembiayaan, baik melalui perbankan maupun BNPB, bisa digelontorkan kapan saja sesuai urgensi.

"Kalau masih dianggap kurang (kondisi keuangan), saya akan gelentor lagi uang saya ke perbankan," imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa cadangan anggaran bencana di BNPB berada dalam kondisi aman, sehingga proses penanganan tidak akan terkendala.

“Cadangan-cadangan bencana punya PNB BNPB jadi aman,” pungkasnya.*

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#sumatera #banjir #Purbaya #menkeu #ekonomi