LUMAJANG, Radar Bromo-Erupsi gunung Semeru membawa korban. Pasangan suami istri yang melintasi jembatan Gladak Perak terjatuh dan alami sejumlah luka.
Pasutri itu diketahui berasal dari Desa Maron, Kabupaten Kediri. Mereka mengalami luka bakar sekitar 20 persen setelah terjatuh saat melintas di Jembatan Perak.
Dari pantauan Radar Semeru, saat itu kondisi jalan licin dan tertutup abu panas akibat aktivitas Semeru yang meningkat, Rabu (19/11).
Ex Officio BPBD Lumajang, Agus Triyono, menjelaskan korban telah mendapat penanganan awal usai tragedy itu.
Sesaat setelah terjatuh, korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Candipuro. “Kondisi mereka segera ditangani secara medis untuk luka bakar, namun karena membutuhkan perawatan lebih intensif, korban kemudian dirujuk ke RS Pasirian,” ucapnya.
Agus lantas menjelaskan kronologi singkat kecelakaan itu. Menurutnya, motor yang mereka tumpangi tergelincir akibat jalanan licin dan tertutup abu panas.
Korban diidentifikasi bernama Haryono, 49 dan Normawati, 43, warga Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Lumajang, dr. Rosyidah, menjelaskan, korban saat ini sedang dirawat di RSUD Haryoto Lumajang.
"Korban sedang dirawat di fasilitas kesehatan pemerintah,“ jelasnya. (dea)
Editor : Muhammad Fahmi