Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

UB dan BSMI Beri Beasiswa Dokter Palestina, Bukti Nyata Dukungan untuk Gaza

Moch Vikry Romadhoni • Senin, 27 Oktober 2025 | 21:33 WIB

 

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama program beasiswa pendidikan dokter spesialis Obgyn untuk dokter Palestina.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama program beasiswa pendidikan dokter spesialis Obgyn untuk dokter Palestina.

Radar Pasuruan - Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) bersama Universitas Brawijaya (UB) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama untuk program beasiswa pendidikan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn).

Program beasiswa ini diberikan kepada seorang dokter asal Palestina bernama Reena Balousha.

Ketua Umum DPN BSMI, M. Djazuli Ambari, menyebut bahwa beasiswa ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Palestina, khususnya dalam memperkuat sektor tenaga kesehatan.

“Dengan dukungan Universitas Brawijaya sebagai salah satu institusi pendidikan negeri yang sangat concern terhadap Palestina, diharapkan program ini dapat memperkuat pelayanan kesehatan perempuan dan anak di Gaza serta wilayah Palestina lainnya,” ujar Djazuli di Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Senin (27/10).

Djazuli menegaskan pentingnya dukungan terhadap Palestina di tengah konflik yang masih berlangsung. Salah satu bentuk dukungan yang paling dibutuhkan masyarakat Palestina adalah melalui jalur pendidikan.

“Kami menilai penting adanya langkah konkret bagi penguatan dunia kesehatan di Palestina. Melalui program ini, kami berharap dokter-dokter muda Palestina bisa mendapatkan pendidikan terbaik di Indonesia dan kembali mengabdi untuk bangsanya,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud diplomasi kemanusiaan serta bentuk solidaritas akademik antara Indonesia dan Palestina.

“UB berkomitmen menjadi bagian dari jejaring global yang mendukung perdamaian dan pembangunan manusia melalui pendidikan. Kami merasa terhormat dapat turut mendidik dokter Palestina agar kelak dapat memperkuat layanan kesehatan di negaranya,” ungkap Widodo.

Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan penuh beserta dukungan akademik selama masa studi di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Sebelum memulai program spesialis, Reema Balousha akan terlebih dahulu menempuh pendidikan bahasa Indonesia di UB sebagai tahap persiapan.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#ub #palestina #bsmi #kedokteran