Radar Bromo - Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengungkapkan, sebulan sebelum ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang dijadwalkan 3–5 Oktober 2025, penjualan tiket baru sekitar 30 persen.
"Jumlah detail tiket yang terjual sudah 20-30 persen. Biasanya di detik-detik akhir baru meningkat," ujarnya usai mengikuti rapat persiapan MotoGP 2025 yang dipimpin Gubernur Lalu Muhamad Iqbal bersama Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri dan sejumlah instansi di Mataram, Senin.
Ia menuturkan, hingga kini penjualan tiket terus berjalan baik di Jakarta maupun di NTB.
"Progres penjualan tiket terus berjalan baik di Jakarta maupun di NTB," kata Andhi, sapaan akrabnya.
Adapun jumlah tiket yang disediakan masih sama dengan MotoGP 2024, yakni sebanyak 121 ribu lembar.
"Itu sesuai dengan target kita," ujarnya.
Untuk mencapai target penonton tersebut, pihaknya terus memperkuat promosi di sejumlah titik penjualan tiket, baik di Jakarta, NTB, maupun kota besar lainnya di Indonesia.
"Promosi-promosi ini yang kita terus genjot," katanya.
MGPA bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) telah resmi membuka penjualan tiket MotoGP Mandalika sejak Februari 2025.
Kategori tiket yang ditawarkan pun bervariasi sesuai dengan preferensi penonton. Paket paling murah tersedia lewat program early bird untuk Regular Grandstand dengan harga mulai Rp140.000 di Zona E, G, H, dan I.
Sementara itu, tiket Premium Grandstand dijual Rp315.000 untuk Zona B, C, J, dan K, serta Rp612.500 di Zona A.
Untuk fasilitas yang lebih eksklusif, tersedia VIP Luxury Tent di Zona T1, D, F, dan G seharga Rp5.812.500. Sedangkan kategori tertinggi, yakni VIP Deluxe Class, ditawarkan dengan harga Rp11.250.000.
Editor : Moch Vikry Romadhoni