Radar Bromo-Buka puasa adalah salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu dalam ibadah puasa. Menu yang manis-manis nan segar banyak diburu saat berbuka. Salah satunya, es teler.
Siapa sih yang tak kenal dengan menu spesial yang menyegarkan ini? Es teler merupakan minuman perpaduan buah-buahan campur khas Indonesia dengan aneka toping.
Biasanya, dalam semangkuk es teler, ada buah alpukat, degan, nangka. Bisa juga ada nata de coco, mutiara, susu kental manis, bahkan ada pula yang dicampur es cream.
Semuanya jadi kesatuan nan menyegarkan yang siap menyegarkan kerongkongan usai seharian berpuasa.
Saat ini, di sejumlah wilayah kian banyak ditemukan menu spesial khas nusantara ini.
Sejarah Es Teler
Sebelum melegenda dan jadi andalan sebagian besar keluarga di Indonesia, siapa sangka, es teler berasal dari jajanan pedagang kaki lima (PKL).
Dilansir dari Wikipedia, asal mula es teler ternyata dari Kabupaten Sukoharjo. Saat itu, pada 1957 an, minuman ini ditemukan oleh pasangan suami istri, H. Tukiman dan Hj. Samijem Darmowiyono, warga desa Juron, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Pasutri ini awalnya menjual buah di daerah Menteng, Jakarta Pusat. Namun, hasil jualan buah dinilai belum memuaskan, keduanya berinovasi mengolah buah menjadi es buah.
Seiringnya berjalannya waktu, mereka berinovasi dengan mencampurkan buah nangka, kelapa, alpukat, sirup, dan susu dengan es nan segar. Tanpa diduga, banyak orang yang suka dengan campuran berbagai buah tersebut.
Nah, nama es teler sendiri berasal dari celetukan seorang pelanggan yang merupakan seorang mahasiwa. “Esnya bikin teler,” ujar pelanggan itu.
Keluarga Darmo Wiyono lalu membuka warung makan d idaerah Cikini, Jakarta Pusat di kawasan Metropole Megaria.
Rumah makan tersebut diberi nama Es Teler Sari Mulia Asli. Di papan nama rumah makan itu tertulis Penemu Pertama di Indonesia.
Di rumah makan ini, disediakan juga ayam bakar, bakso, siomai, dan berbagai aneka minuman. Dan usaha keluarga Darmo Putro berkembang hingga sekarang.
Hingga kini, keluarga Darmo telah memiliki 7 cabang yang telah dibangunnya. Pelanggan dari rumah makan ini banyak dari kalangan artis dan politisi terkenal.
Saat ini, kian banyak resep es teler yang cukup menggoda selera. Salah satunya, es teler Sultan.
Tertarik untuk membuatnya sendiri di rumah? Berdasarkan informasi dari kanal YouTube Rania Kitchen pada Kamis (27/2), berikut adalah resep es teler sultan yang bisa Anda coba.
Bahan-Bahan:
- 1 bungkus jelly cincau
- 5 sdm gula pasir
- 700 ml air
- 2 bungkus jelly melon (@10 gr)
- 5 sdm gula pasir
- 800 ml air
- 1 bungkus jelly kelapa· 5 sdm gula pasir
- 700 ml air
- 1 sachet santan (65 ml)
- 100 gr sagu mutiara, rebus dengan 1,5 liter air hingga matang (bisa menggunakan metode 5:30:7)
Buah nangka secukupnya
- Alpukat secukupnya
Bahan Kuah:
- 500 gr bubuk kreamer
- 500 gr gula pasir (haluskan agar lebih cepat larut saat dimikser)
- 1 kaleng susu kental manis
- 1 kaleng susu evaporasi
- 1 sachet susu bubuk (3 sdm), larutkan dengan 150 ml air
Cara Membuat:
Membuat Jeli:
- Masak masing-masing jeli (cincau, melon, kelapa) sesuai petunjuk kemasan. Tambahkan gula pasir dan air sesuai takaran. Untuk jeli kelapa, tambahkan santan.
- Setelah matang, dinginkan hingga mengeras, lalu potong-potong sesuai selera.
Membuat Sagu Mutiara:
Rebus sagu mutiara dengan 1,5 liter air hingga matang. Gunakan metode 5:30:7 (rebus 5 menit, diamkan 30 menit, rebus lagi 7 menit) agar hemat gas.
- Setelah matang, tiriskan dan rendam dalam air dingin agar tidak lengket.
Membuat Kuah:
- Campurkan bubuk krimer dan gula pasir halus dalam wadah besar.
- Tambahkan susu kental manis, susu evaporasi, dan larutan susu bubuk.
- Mikser semua bahan hingga tercampur rata dan mengental.
Menyusun Es Teler Sultan:
- Siapkan gelas atau mangkuk saji.
- Masukkan potongan jeli cincau, melon, dan kelapa.
- Tambahkan sagu mutiara, buah nangka, dan alpukat.
- Siram dengan kuah es teler yang sudah dibuat.
Tambahkan es batu secukupnya.
- Sajikan segera.
Tips Tambahan:
- Anda bisa menambahkan topping lain sesuai selera, seperti kelapa muda atau buah-buahan lainnya.
Untuk kuah yang lebih kental, tambahkan sedikit tepung maizena yang dilarutkan dengan air.
- Gula pasir yang dihaluskan akan mempercepat proses kelarutan gula ketika di mikser.(*)
Editor : Muhammad Fahmi