Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jadi Favorit saat Buka Puasa, Ternyata Ini Sejarah Es Teler yang Melegenda dan Tips Membuatnya

Muhammad Fahmi • Senin, 3 Maret 2025 | 21:03 WIB
Ilustrasi salah satu menu es teler nan segar. (Freepik)
Ilustrasi salah satu menu es teler nan segar. (Freepik)

Radar Bromo-Buka puasa adalah salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu dalam ibadah puasa. Menu yang manis-manis nan segar banyak diburu saat berbuka. Salah satunya, es teler.

Siapa sih yang tak kenal dengan menu spesial yang menyegarkan ini? Es teler merupakan minuman perpaduan buah-buahan campur khas Indonesia dengan aneka toping.

Biasanya, dalam semangkuk es teler, ada buah alpukat, degan, nangka. Bisa juga ada nata de coco, mutiara, susu kental manis, bahkan ada pula yang dicampur es cream.

Semuanya jadi kesatuan nan menyegarkan yang siap menyegarkan kerongkongan usai seharian berpuasa.

Saat ini, di sejumlah wilayah kian banyak ditemukan menu spesial khas nusantara ini.

Sejarah Es Teler

Sebelum melegenda dan jadi andalan sebagian besar keluarga di Indonesia, siapa sangka, es teler berasal dari jajanan pedagang kaki lima (PKL).

Dilansir dari Wikipedia, asal mula es teler ternyata dari Kabupaten Sukoharjo. Saat itu, pada 1957 an, minuman ini ditemukan oleh pasangan suami istri, H. Tukiman dan Hj. Samijem Darmowiyono, warga desa Juron, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pasutri ini awalnya menjual buah di daerah Menteng, Jakarta Pusat.  Namun, hasil jualan buah dinilai belum memuaskan, keduanya berinovasi mengolah buah menjadi es buah.

Seiringnya berjalannya waktu, mereka berinovasi dengan mencampurkan buah nangka, kelapa, alpukat, sirup, dan susu dengan es nan segar. Tanpa diduga, banyak orang yang suka dengan campuran berbagai buah tersebut.

Nah, nama es teler sendiri berasal dari celetukan seorang pelanggan yang merupakan seorang mahasiwa. “Esnya bikin teler,” ujar pelanggan itu.

Keluarga Darmo Wiyono lalu membuka warung makan d idaerah Cikini, Jakarta Pusat di kawasan Metropole Megaria.

Rumah makan tersebut diberi nama Es Teler Sari Mulia Asli. Di papan nama rumah makan itu tertulis Penemu Pertama di Indonesia.

Di rumah makan ini, disediakan juga ayam bakar, bakso, siomai, dan berbagai aneka minuman. Dan usaha keluarga Darmo Putro berkembang hingga sekarang.

Hingga kini, keluarga Darmo telah memiliki 7 cabang yang telah dibangunnya. Pelanggan dari rumah makan ini banyak dari kalangan artis dan politisi terkenal.

Saat ini, kian banyak resep es teler yang cukup menggoda selera. Salah satunya, es teler Sultan.

Tertarik untuk membuatnya sendiri di rumah? Berdasarkan informasi dari kanal YouTube Rania Kitchen pada Kamis (27/2), berikut adalah resep es teler sultan yang bisa Anda coba.

 Bahan-Bahan:

Buah nangka secukupnya

 

Bahan Kuah:

Cara Membuat:

 Membuat Jeli:

Membuat Sagu Mutiara:

Rebus sagu mutiara dengan 1,5 liter air hingga matang. Gunakan metode 5:30:7 (rebus 5 menit, diamkan 30 menit, rebus lagi 7 menit) agar hemat gas.

Membuat Kuah:

Menyusun Es Teler Sultan:

Tambahkan es batu secukupnya.

Tips Tambahan:

Untuk kuah yang lebih kental, tambahkan sedikit tepung maizena yang dilarutkan dengan air.

 

Editor : Muhammad Fahmi
#menu #es buah #buka puasa #es teler