Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Korban Tabrakan Minibus Disasak KA Probowangi di Klakah Lumajang Pulang dari Tamasya dan Reuni SMA

Muhammad Fahmi • Selasa, 21 November 2023 | 02:42 WIB

 

RINGSEK: Kondisi mobil Elf yang hancur dalam tragedi kecelakaan di Lumajang. Kecelakaan itu menewaskan total 11 orang. (JUMAI/RJ)
RINGSEK: Kondisi mobil Elf yang hancur dalam tragedi kecelakaan di Lumajang. Kecelakaan itu menewaskan total 11 orang. (JUMAI/RJ)

LUMAJANG, Radar Bromo-Acara reuni berujung tragedi. Minibus yang tertabrak Kereta Api di perlintasan kereta api (KA) tanpa palang di ruas jalur Randuagung - Klakah, Jalur Pelintasan (JPL) 63 KM 139, Dusun Prayuana, Desa Ranu Pakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, hendak rekreasi.

          Tabrakan KA Probowangi dengan Minibus Isuzu Elf yang menewaskan 11 orang tentu memberikan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kondisi itu dirasakan langsung, Evin Yudistira anak dari salah satu korban bernama Mariana asal Banyuurip Wetan GG 4 Sawahan, Surabaya.

          Ibunya pamit untuk reuni sekolah, justru tak kembali dan memberi kesedihan mendalam.

Kesedihan terlukis jelas di wajah pemuda yang tak menyangka atas kehilangan sang ibu.

          Menurut pengakuan Evin, sang ibu bersama teman satu angkatan SMA-nya bertujuan bertamasya ke Banyuwangi untuk merayakan reuni sekolah.

          "Pamitnya acara reuni sekolah, sekaligus berwisata ke Banyuwangi. Tapi, malah dapat kabar menyedikah dari tetangga yang keluarganya juga menjadi korban pada kecelakaan itu," ungkapnya.

          Usai mendapat informasi ibunya alami kecelakaan, Evin langsung menuju Lumajang untuk ikut melakukan identifikasi sekaligus menjemput sang ibu untuk di makamkan di daerahnya.

"Saya cari info-info, dan ternyata benar itu ibu saya," terangnya dengan tatapan sayu.

          Diketahui, keberangkatan reuni dilakukan Mariana pada Sabtu (18/11/2023) lalu bersama dengan teman-teman sekolahnya. Kejadian nahas tak terduka itu terjadi saat perjalanan pulang menuju Surabaya, yakni melalui jalur JPL 63, KM 139 Dusun Prayuana, Pakusari, Klakah, Kabupaten Lumajang.

          Sukarnoto, salah seorang korban kecelakaan minibus versus Kereta Api Probowangi, dimakamkan Senin siang (20/11). Warga Sawahan itu dilepas dengan isak tangis para kerabat dan keluarganya.

Yusach, keponakan korban, mengatakan bahwa pamannya itu berangkat pada Sabtu malam (18/11). Yusach mengaku bahwa dirinya tak miliki firasat apapun saat pamannya itu berpamitan.

          "Ke Banyuwangi pamitnya reuni sama teman sekolah. Ya pamitannya pada seperti biasa saja," ucapnya.

          Setiap hari, Sukarnoto berprofesi sebagai driver ambulans milik Dinas Sosial Surabaya. Jenazah tiba di kediaman Sawahan sekitar pukul 09.13. Sukarnoto meninggalkan 7 anak dan 4 cucu. Sukarnoto dimakamkan di Sawahan.

          Sukarnoto terkenal sebagai sosok yang ramah kepada tetangga. Bahkan, kata Yudi salah seorang tetangga, menyebutkan bahwa Sukarnoto ringan tangan. "Grapyak (ramah, Red) mas ke semua," ucapnya.

          Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan terjadi di perlintasan kereta tanpa palang di Dusun Prayuana Desa Ranupakis Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (19/11) malam.

Mobil minibus elf tertabrak Kereta Api (KA) Probowangi jursan Banyuwangi - Surabaya. Akibatnya 11 orang tewas.

Korban tewas merupakan penumpang minibus dengan nomor polisi (nopol) nopol N 7646 T. Dilansir Jawa Pos Radar Jember, Suyit warga setempat mengatakan, elf berwarna biru itu melaju dari arah selatan menuju ke utara.

Sesampai di perlintasan KA tanpa palang itu, muncul kereta api dari arah timur (Banyuwangi). "Suara benturannya kencang," katanya ke Jawa Pos Radar Jember. (Radar Semeru)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#Probowangi #perlintasan tanpa palang #kecelakaan kereta