Pelaku datang ke toko yang ada di Kampung Baru, Desa Ngempit, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, itu pada pukul 17.00. Situasi toko menjelang waktu berbuka puasa saat itu tidak begitu ramai. Hanya ada beberapa pembeli tengah berbelanja.
Dalam rekaman CCTV, pelaku sempat mondar-mandir ketika memasuki toko. Tak lama kemudian, dia menuju ke tempat lain yang tidak banyak pembeli. Pelaku berjalan mengelilingi toko sembari melihat barang-barang di rak.
Dia terlihat memasukkan beberapa barang ke dalam kantong plastik. Seperti make up dan beberapa minuman. Lalu, dia memasukkan dua kemasan beras berukuran 10 kilogram ke dalam tas ransel.
Pelaku menyudahi aksinya setengah jam kemudian. Sekitar pukul 17.30, dia keluar dari toko setelah sempat berhenti sebentar di belakang beberapa pembeli yang mengantre di kasir.
Aksi pelaku tak disadari karyawan toko. Mereka baru tahu setelah menyecek CCTV.
”Jadi para karyawan tahunya setelah ngecek CCTV. Lalu melaporkan pencurian itu ke orang tua saya,” kata Kiki, anak pemilik toko Indorapet tersebut.
Mereka kemudian memeriksa semua barang di toko. Di tempat penyimpanan beras, ada dua kemasan beras yang hilang. Kendati demikian, pemilik toko belum melaporkan pencurian itu ke kepolisian. Menurut Kiki, mereka berharap pelaku sadar dan mengembalikan barang-barang yang dicuri.
”Kami tunggu 2x24 jam. Kalau tidak ada iktikad baik untuk mengembalikan, akan kami laporkan,” ujar Kiki. (tom/hn) Editor : Ronald Fernando