Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pastikan Tubuh Terhidrasi setelah Puasa

Ronald Fernando • Jumat, 24 Maret 2023 | 22:23 WIB
Ikka Deby Kardhian, Humas RSUD Grati Pasuruan
Ikka Deby Kardhian, Humas RSUD Grati Pasuruan
Bulan Ramadan banyak orang menyajikan makanan yang enak dan beragam. Tujuannya, untuk menghilangkan lapar dan hausnya ketika berbuka. Namun, jangan sampai makan sembarangan. Sebab, bisa berdampak buruk terhadap kesehatan.

------------------------------------------------------------------------------------------------------

KETIKA berpuasa, tubuh manusia dalam kondisi dehidrasi. Tubuh akan kehilangan banyak cairan karena harus menahan haus selama belasan jam. Padahal, tubuh manusia terdiri dari 60 sampai 70 persen cairan. Dibutuhkan agar sel tetap dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

“Ketika tiba waktunya berbuka, langkah pertama yang sebaiknya dilakukan memenuhi kebutuhan cairan tersebut dengan minum air putih,” ujar Humas RSUD Grati, dr. Ikka Deby Kardhian.

Selain air putih, kebutuhan cairan juga bisa terpenuhi dengan mengonsumsi buah dan sayuran segar yang mengandung banyak air serta serat. Selain bisa mencegah dehidrasi, kebugaran tubuh saat berpuasa juga akan tetap terjaga.

Deby mengatakan, air es atau minuman dingin tidak baik bagi kesehatan. Apalagi, jika dicampur dengan berbagai macam bahan dan pemanis. Seperti sirup, susu kental manis, serta pewarna maupun perasa buatan lainnya.

Efek minum air es yang banyak dan mengandung pemanis saat berbuka adalah menumpuknya lendir di tenggorokan. Bila dilakukan setiap hari, akan menyebabkan batuk dan terkena radang tenggorokan.

Karenanya, sangat tidak disarankan berbuka puasa dengan meminum es. Menurutnya, yang paling utama saat berbuka adalah memastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Jangan biarkan tubuh kekurangan cairan.

Dari segi makanan, kata dr. Deby, ada dua menu buka puasa yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW sebelum melahap makanan berat. Yakni, kurma dan air putih. Kurma termasuk makanan yang dapat menguatkan tubuh. Terutama menyegarkan mata.

Berdasarkan penelitian, zat yang paling dibutuhkan tubuh saat berpuasa adalah glukosa. Salah satunya terkandung dalam kurma. Bila tidak ada kurma, disarankan mengonsumsilah makanan yang mengandung glukosa atau cukup diawali dengan air putih.

Saat makan berbuka puasa, hendaknya dilakukan bertahap. Sebab, makan berlebih dapat mengganggu aktivitas selanjutnya. Seperti taraweh atau ketika harus bekerja pada malam hari. 

“Beri jeda sekitar 30 menit setelah menikmati makanan takjil sebelum makan malam. Lauk pauk makan malam bisa terdiri dari lauk hewani dan lauk nabati. Semakin warna-warni pilihan sayurannya, semakin bervariasi zat gizi yang Anda dapatkan,” ujarnya. (zen/rud) Editor : Ronald Fernando
#minum es saat buka puasa #menu buka puasa #buka puasa