Jenazah korban sempat tidak dikenal usai kecelakaan. Hingga akhirnya korban dievakuasi ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Sebab, saat itu korban tak membawa identitas, motornya pun tak ada nopolnya.
Insiden nahas itu bermula saat Budi yang warga Dusun Sumber, Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending mengendarai Suzuki Smash tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor. Ia melaju dari arah timur ke barat.
Sesampainya di lokasi kejadian, ia hendak mendahului truk tak dikenal yang melaju searah di depannya. Diduga, haluan korban saat mendahului truk itu kurang aman. Sebab, jalan sempit dan korban kurang ke arah kanan.
Serempetan dua kendaraan pun tidak dapat dihindari. Motor yang hilang kendali meluncur ke arah kanan beserta pengendaranya. Akhirnya, korban terjatuh ke jalan sisi sebelah kanan.
"Korban ditemukan tergeletak di ruas jalan oleh warga yang saat itu melintas. Warga kemudian menghubungi Polsek Maron," kata Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama, Selasa (10/1).
Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia. Warga dan polisi yang datang ke lokasi merasa kesulitan mengidentifikasi jenazah korban. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Diduga korban meninggal dunia karena saat terjatuh kepala membentur aspal. Beberapa jam setelah insiden kemudian ada pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut. Hingga akhirnya menjemput jenazah di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
"Sudah dijemput pihak keluarga, kendaraan yang terlibat kecelakan sudah kami amankan. Kecelakaan diduga terjadi karena kelalaian korban saat hendak mendahului," beber Aditya. (ar/mie) Editor : Muhammad Fahmi