Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo mengatakan, suhu di Kota Probolinggo lebih panas dibading bulan kemarin. Kecepatan angin beberapa hari ini berkisar di bawah 10 kilometer per jam. Stabil mulai dari siang hingga malam.
Fenomena ini wajar terjadi karena kini telah memasuki peralihan menuju musim hujan. Sementara, beberapa hari ini hujan tidak turun dan hanya mendung. Ini membuat cuaca di Kota Probolinggo menjadi gerah. “Fenomena ini yang disebut bencana hidrometeorologi. Perubahan suhu dan cuacanya mendadak. Makanya saat malam terasa gerah,” katanya.
Pihaknya berharap masyarakat bisa lebih berhati-hati selama November. Sebab, sangat rawan terjadi bencana. Mulai dari angin kencang hingga pohon tumbang. Sebaiknya masyarakat tidak bepergian jika tidak dibutuhkan. “Selain itu, menjaga kondisi tubuh juga penting. Sebab, perubahan suhu mendadak seperti ini bisa membuat mudah terserang penyakit,” ujar Gito. (riz/rud) Editor : Jawanto Arifin