Sistem pencernaan mencerna dan mengolah makanan yang dikonsumsi menjadi bentuk yang lebih kecil. Proses ini tidak hanya menggunakan gerakan otot lambung, tapi juga melibatkan enzim-enzim pencernaan dan asam lambung.
”Asam lambung merupakan cairan asam yang dihasilkan oleh sel-sel dinding lambung,” terang dr Habibi, yang seorang dokter spesialis penyakit dalam itu Kamis sore (24/12).
Dia menyebutkan, cairan asam lambung memiliki empat kegunaan utama. Pertama, memecahkan protein untuk dicerna lebih lanjut di dalam usus halus. Kedua, mengaktifkan pepsin, yaitu enzim untuk mencerna protein menjadi peptida. Ketiga, sebagai penanda bahwa makanan dapat bergerak dari lambung menuju usus halus serta memberi tahu pankreas untuk mengeluarkan enzim. Keempat, membunuh bakteri dalam makanan sehingga mencegah terjadinya infeksi.
Dokter Habibi menerangkan, jika kesehatan lambung terjaga dan produksi asam lambung seimbang, proses pencernaan di dalam tubuh tentu berjalan dengan lancar. Sebab, keberadaan asam akan memudahkan penguraian makanan sehingga tubuh dapat menyerap zat gizi dengan optimal.
”Sebaliknya, asam lambung yang tidak seimbang dapat menimbulkan gejala gangguan pencernaan. Gejala yang paling umum adalah sakit perut, nyeri pada ulu hati, mual, perut kembung, dan keluhan sejenisnya. Biasa dikenal sebagai maag,” tandasnya.
Makan Porsi Kecil 4 sampai 5 Kali Sehari
Agar lambung tetap sehat, dr Habibi memberikan tip yang sehat juga. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya, memperhatikan jam makan. Banyaknya aktivitas dan kesibukan yang dilakukan sehari-hari mungkin mengakibatkan seseorang telat makan. Padahal, salah satu pemicu tingginya asam lambung adalah pola makan yang tidak teratur.
”Karena itu, usahakan untuk sarapan, makan siang, dan makan malam pada jam yang teratur. Jika ingin makan pada malam hari, makanlah 3 sampai 4 jam sebelum tidur. Itu untuk mencegah asam lambung naik akibat posisi tubuh yang berbaring,” paparnya.
Selain itu, lanjut dr Habibi, konsumsilah makanan alami dan makan dengan porsi kecil. Sebab, saat makan dalam porsi besar, makanan yang masuk akan membuat otot lambung meregang. Hal ini dapat memberikan tekanan berlebih pada lambung sehingga muncullah keluhan perut begah, sakit perut, atau heartburn.
”Cobalah mengganti porsi makan yang tadinya tiga kali sehari menjadi 4 sampai 5 kali dengan porsi yang lebih kecil. Ini akan membuat kerja lambung menjadi ringan,” imbuhnya.
Yang tidak kalah penting, mengelola stres dengan baik. Sebab, stres merupakan salah satu pemicu penyakit GERD (gastroesophageal reflux disease). Stres bisa menurunkan produksi hormon prostaglandin. Hormon ini berfungsi melapisi dinding lambung untuk melindunginya dari asam lambung yang bersifat mengikis.
Minum air juga sangat baik untuk lambung. Namun, dengan catatan, jangan terlalu banyak. Sebab, hal itu mengakibatkan otot lambung bekerja lebih keras. Termasuk, mengganggu keseimbangan mineral dalam lambung sehingga memicu naiknya asam lambung. Minumlah segelas air setelah makan dan ikuti anjuran minum dalam sehari.
Air memiliki pH (tingkat keasaman) yang netral. Minum air akan membantu menetralkan pH lambung saat produksi asam sedang tinggi-tingginya. Namun, berlebihan juga tidak baik. ”Yang jelas, kurang baik untuk kesehatan lambung yaitu minum alhohol, serta minim-minuman berkafein dan merokok,” ujarnya.
Tip lain untuk menjaga lambung ialah mengurangi tekanan pada perut serta meninggikan posisi tubuh saat tidur. Itu juga baik untuk menjaga lambung agar tetap sehat. Sebab, tekanan pada perut dapat menekan lambung sehingga menyebabkan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Saat tidur, tinggikan posisi tubuh sekitar 15 sampai 20 cm dengan meletakkan bantal di bawah punggung.
Meninggikan posisi tubuh ketika tidur akan mencegah aliran balik asam lambung ke kerongkongan. Sebaiknya, juga menghindari kebiasaan makan sebelum tidur dan berbaring setelah makan. Untuk mengurangi tekanan berlebih pada lambung, jangan langsung berbaring setelah makan. ”Tunggulah setidaknya 2 sampai 3 jam setelah makan,” tandasnya. (rpd/far) Editor : Jawanto Arifin