DoF sendiri bisa diatur sesuai dengan keinginan. Bisa foreground tajam atau backround yang kabur. Bisa pula, foreground dan backround juga diatur sama-sama tajam.
Kesimpulannya, DoF bagaimana cara lensa untuk memperoleh kedalaman ruang berdasar beda rentang jarak objek untuk mendapatkan varian focus pada gambar.
Di zaman yang serbadigital ini, banyak kamera yang semakin canggih. Baik kamera DSLR maupun HP bisa menggunakan teknik DoF. Sejatinya, DoF itu sendiri bisa dikatakan efek bokeh atau backround blur. Hanya ada satu objek yang menjadi focus dan tajam.
Berikut Beberapa Hal yang Memengaruhi Depth of Field:
- Focal Length Lensa
Semakin panjang focal length-nya, maka semakin sempit DoF yang dihasilkan. Sebaliknya, semakin pendek focal length lensa, area DoF akan kian besar.
- Jarak Objek
Makin dekat jarak objek yang difoto, akan kian sempit DoF yang didapatkan. Sebaliknya, jika jarak objek jauh, DoF yang didapat semakin lebar.
- Ukuran Sensor Kamera
Makin besar ukuran sensor kamera, area DoF yang dihasilkan sempit dan sebaliknya,
- Penggunaan diafragma juga memengaruhi DoF. Makin besar bukaan diafragma, DoF akan semakin sempit. Jika bukaan lensa kecil, area DoF yang dihasilkan semakin besar.
Selamat mencoba. (*) Editor : Jawanto Arifin