Potensi itu kemudian dilirik oleh para fotografer untuk menjadikannya sebagai lahan bisnis. Sebab, pernikahan merupakan salah satu momentum yang sakral dan mungkin cuma sekali terjadi dalam hidup manusia. Sayang jika momen istimewa dan langka itu diabadikan dengan pemotretan yang ala kadarnya. Asal jepret.
Dengan alasan itulah, banyak calon pengantin memilih menggunakan jasa fotografer. Ingin pernikahan diabadikan secara istimewa. Mulai awal hingga akhir prosesi pernikahan. Bahkan, pasca resepsi pun masih diabadikan.
Wedding photography merupakan salah satu konsep foto yang memang sangat diminati sebagai lahan bisnis. Gaya foto jurnalisme dalam foto pernikahan pun juga menjadi tren. Selain itu, pengambilan detail dari pernikahan merupakan salah satu teknik dasar yang sering dilakukan fotografer. Mulai proses di balik layar hingga ke panggung pernikahan.
Dan, yang terpenting dalam fotografer pernikahan, tidak boleh ada istilah kamera rusak, memory card rusak, atau baterai habis. Itu semua harus sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Sebab, jika sampai terjadi kendala-kendala tersebut, sang fotografer akan kehilangan momen-momen terpenting dalam suatu acara pernikahan.
Peralatan-peralatan yang dibutuhkan untuk memotret pernikahan adalah kamera utama dan cadangan; baterai, pastikan semua baterai sudah dicas; flash gun; reflektor; lensa, wide dan zoom/tele; memory card yang sudah dalam keadaan kosong; dan perlengkapan penunjang lainnya seperti tripod, payung, dan kabel. (*) Editor : Jawanto Arifin