Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Begini Mengenal dan Memahami Kamera Digital

Jawanto Arifin • Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:04 WIB
Oleh: Zainal Arifin, Fotografer Jawa Pos Radar Bromo
Oleh: Zainal Arifin, Fotografer Jawa Pos Radar Bromo
ADA pepatah yang berbunyi, ”The man behind the gun.” Artinya, sebagus dan secanggih apa pun sebuah senjata atau alat, yang terpenting adalah orang di balik senjata atau alat tersebut. Yaitu, siapa yang menggunakannya.

Sama halnya dengan kamera pada fotografi. Hasil foto akan sangat dipengaruhi oleh orang yang menggunakan kamera. Bagus atau buruk hasil foto tidak hanya bergantung pada kualitas kamera, tetapi juga kemampuan fotografer yang mengoperasikannya.

Memilih jenis kamera terbaik pun tidak harus semata-mata berpatokan pada soal harga. Semakin mahal harga kamera, tentu akan semakin baik hasilnya. Tetapi, yang terpenting, pilihlah kamera sesuai dengan kebutuhan dan budget.

Ada tiga jenis kamera digital yang perlu kita ketahui supaya mudah dalam memilih jenis kamera sesuai dengan kemampuan dan keuangan.

Photo
Photo
Oleh: Zainal Arifin, Fotografer Jawa Pos Radar Bromo

1. Kamera Digital Saku (Pocket)

Ini kamera mungil dan praktis dalam pengoperasiannya. Mudah dibawa ke mana-mana. Kamera yang pengaturannya serbaotomatis sehingga mudah menggunakannya. Cuma, sayangnya, lensa kameranya tidak dapat diganti-ganti. Sebab, semua telah menyatu dengan kamera. Mulai diafragma (aperture), kecepatan rana (shutter speed), hingga ISO telah disesuaikan secara otomatis.

 

2. Kamera Digital Single Lens Reflex (DSLR)

Kamera DSLR atau refleksi lensa tunggal digital merupakan kamera yang menggunakan lensa jalur tunggal untuk melewatkan berkas cahaya. Sehingga hasil yang didapat akan sesuai pada jendela bidik (view finder).

Berbeda dengan kamera pocket, kamera ini memiliki pengaturan yang lebih kompleks. Pengaturan aperture, shutter speed, dan ISO lebih variatif. Lebih banyak peran fotografer dalam mengaturnya. Harganya pun berbeda dari kamera saku. Lebih mahal dan tentu hasilnya pun lebih bagus.



Bentuk kamera DSLR lebih kokoh dengan baterai yang berdaya besar. Flash pada kamera DSLR memiliki intensitas cahaya yang besar. Lensa DSLR terpisah atau tidak menyatu dengan kamera. Jadi, lensa dapat diganti-ganti sesuai kebutuhan pengambilan gambar.

 

3. Kamera Digital Prosumer (Semiprofesional)

Kamera prosumer merupakan kamera yang menjembatani antara kamera saku dan kamera DSLR. Kamera prosumer lebih kecil daripada DSLR, namun kemampuannya mendekati DSLR. Dari pengaturan diafragma, shutter speed, hingga ISO. Lensa kamera prosumer ada yang bisa diganti-ganti dan ada yang melekat pada kamera. Kamera prosumer juga dilengkapi dengan dudukan flash tambahan.

Nah, itulah beberapa jenis kamera digital yang dikenal. Memahami jenis-jenis kamera digital akan memudahkan kita dalam memilih kamera digital yang sesuai dengan kemampuan. Yang terpenting, seorang fotografer harus memahami alat/kamera yang akan digunakan untuk pemotretan. (*) Editor : Jawanto Arifin
#kamera digital #klinik fotografi