Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 12.50. Siang itu, Lukman Hakim hendak menemui Ach di rumahnya. Dia hendak meminjam cangkul. Lukman Hakim masuk ke rumah milik Ach melalui pintu belakang rumah.
Betapa terkejutnya Lukman Hakim saat ia akan masuk ke dalam rumah tersebut. Sebab dia melihat AH dalam posisi gantung diri di kayu blandar di dapur dengan menggunakan seutas kain warna hitam.
Lukman Hakim spontan berlari ke samping rumah Ach untuk memberitahu Mjr yang tak lain istri Ach. "Lukman Hakim lantas menghubungi warga sekitar dan pemilik rumah yakni, Ach. Saat banyak warga datang, Ach dan Kades bersama warga, menurunkan korban dengan cara melepas tali jeratannya," ungkap Endy Purwanto, Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota.
AH diketahui adalah sorang santri pondok. Sehari sebelumnya, dia memang ke rumah Ach, yang masih kerabatnya. Dia kesana karena baru saja kabur dari pondok. Kabarnya, dia tidak betah mondok. Rumah AH dan Ach berlainan desa.
Rabu (2/6) pagi, kedua orangtua AH sempat ke rumah Lukman Hakim. Tapi entah mengapa, AH memilih mengurung diri dan mengunci pintu di kamar rumah Ach. Hingga di siang harinya, AH ditemukan sudah gantung diri.
Polisi sudah melakukan olah TKP dan memerika jenazah korban. Tidak ada tanda-tanda kekerasan.
Polisi juga hendak melakukan visum. Tapi pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum. Korban lantas dibawa oleh keluarga ke rumah duka untuk segera dimakamkan. (riz/fun)
Editor : Fandi Armanto