Syukur, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun pemilik mobil diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Peristiwa ini diketahui terjadi sekitar pukul 05.45. Pagi itu, Nur Aini, 25, warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, baru saja pulang dari mengantar ayahnya berobat ke RSUD Bangil dengan mengendarai mobil Futura bernopol N 1968 W.
Di tengah perjalanan pulang, ia mampir untuk mengisi bensin jenis premium di SPBU Karangketug, Kecamatan Gadingrejo. Mesin mobil sejatinya sudah dimatikan saat dia mengisi premium.
Saat ia sedang menunggu uang kembalian dari petugas SPBU, tiba tiba ia melihat ada asap di belakang mobil. Karena khawatir menyebabkan peristiwa lebih buruk, ia bersama petugas SPBU sempat mendorong mobil ini menjauh dari tempat pengisian ke arah barat. Namun api tiba tiba saja menyambar dan menimbulkan terjadinya kebakaran pada mobil.
Kontan peristiwa ini membuat petugas SPBU dan masyarakat yang sedang mengisi BBM pun panik. Masyarakat memilih menjauhi SPBU, sementara petugas membantu dengan menyemprotkan alat pemadam api ringan (APAR) pada mobil.
Mismundir, salah satu pegawai SPBU yang juga menjadi saksi menyebutkan, saat itu ia sedang sarapan roti di ruang istirahat SPBU setempat. Saat sedang sarapan, tiba tiba ia mendengar ada teriakan kebakaran.
Ia pun keluar dan diberitahu oleh temannya yang saat itu bertugas, jika ada mobil yang kebakaran. Secepatnya dia langsung mencoba membantu memadamkan api. Ia pun langsung menghubungi BPBD Kota Pasuruan dan Polsek Gadingrejo untuk memadamkan kobaran api yang sudah membesar itu.
"Kebetulan pagi ini (kemarin, Red) saya piket. Terus saya diminta sama teman untuk istirahat dulu saja dan sarapan. Usai makan roti dua, saya diberitahu jika ada mobil yang terbakar. Sambil membantu memadamkan, saya juga langsung menghubungi petugas damkar Kota Pasuruan," sebutnya.
Namun tidak terlalu banyak membantu. Untungnya, tidak lama kemudian, sekitar pukul 06.45, tim pemadam kebakaran dari Kota Pasuruan datang dengan membawa dua unit mobil damkar dan langsung melaksanakan pemadaman.
"Proses pemadaman tidak ada kendala. Kebetulan obyek yang terbakar tidak terlalu besar. Pemadaman hanya memakan waktu sekitar 30 menit. Api berhasil dipadamkan pada pukul 07.15 dan dilanjutkan pembasahan. Penyebabnya diperkirakan karena korsleting kelistrikan pada mesin mobil," ungkap Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana pada BPBD Kota Pasuruan, Catur Aldoko.
Kapolsek Gadingrejo, Kompol Timbul Wahono menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun demi keamanan masyarakat, mesin pengisian di lokasi minibus terbakar di sisi paling selatan sementara ditutup dan diberi garis polisi agar tidak dimasuki. Pasalnya, kebakaran ini tidak hanya membakar mobil milik Nur Aini saja, namun atap mesin pengisian di sisi selatan ikut terbakar, meski tidak parah.
"Alhamdulillah tidak sampai ada korban jiwa. Pemilik mobil kebetulan sedang menunggu uang kembali saat mobilnya mengeluarkan asap. Tadi mobil sempat didorong menjauh. Penyebab kebakaran karena adanya korsleting kelistrikan. Diperkirakan kerugian akibat terjadinya kebakaran ini sekitar Rp 20.000.000," sebut Timbul. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin