Informasi yang diperoleh radarbromo.jawapos.com, aksi perampokan itu terjadi di Alfamart Gambiran sekitar pukul 19.50. Toko modern ini berlokasi di timur jalan raya Prigen-Pandaan, di Desa Gambiran, Kecamatan Prigen.
Malam itu, posisi toko modern ini tengah buka seperti biasa. Di dalam toko terdapat dua orang karyawan. Tiba-tiba ada dua orang pria dewasa datang berbelanja. Lailatul Istiqomah, 25, yang menjadi kasir, tak menaruh curiga. Sebab dua orang ini memang tengah berbelanja.
Usai memilih barang belanjaan, kedua pelaku ke kasir dan berpura-pura untuk membayar. Nah, saat itulah tiba-tiba pelaku mengancam dengan menggunakan senjata tajam jenis pedang dan celurit. Dua pelaku mendesak pegawai untuk memaksa menyerahkan uang, sambil mengancam karyawan toko.
Lailatul Istiqomah tentu saja kaget dengan ancaman itu. Sementara kawannya yang lain, ada di dalam toko tengah makan. Namun kawan kerjanya tersebut keluar, usai mengetahui ada yang tidak beres. Saat itulah sempat terjadi duel antara pelaku dengan kawan Lailatul Istiqomah, Duel itu menyebabkan tangan pelaku terluka lantaran terkena sajamnya sendiri.
Walau begitu, pelaku tak keder. Justru pelaku kian menggertak dan meminta agar dua karyawan menunjukkan brankas tempat menyimpan uang. Lantaran pelaku membawa sajam, kontan saja dua karyawan ini tak berkutik saat didesak menunjukkan brankas yang ada di dalam.
Setelah terbuka, uang tunai dua bendel yang nominalnya diperkirakan puluhan juta, dibawa pelaku. Kemudian kedua korban dikunci dari luar dan pelaku pun kabur keluar.
”Pelakunya dua orang, berhasil bawa kabur uang di brankas. Kami tak curiga sama sekali, ternyata belanja yang kemudian merampok," kata Lailatul Istiqomah, korban yang merupakan karyawan toko. Uang di brankas tersebut, adlah hasil penjualan toko selama dua hari.
Untuk ciri-ciri pelaku, saksi menuturkan, keduanya pakai jaket dan penutup wajah berupa balaklava. Sehingga wajahnya tidak dikenali secara jelas.
”Ciri-cirinya saya tak tahu, karena wajahnya tertutup. Jumlah pasti uangnya saya kurang tahu secara pasti. Pekiraan puluhan jutaan rupiah," tuturnya.
Sesaat setelah kejadian, pegawai toko melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Prigen. Tak lama berselang polisi tiba di lokais dan menggelar olah TKP.
"Perampokan ini masih tengah kami dalami sekaligus proses lidik. pelakunya berjumlah dua orang," terang Kapolsek Prigen AKP Marwan Ishery Purnomo. (zal/fun) Editor : Fandi Armanto