Salah satu keponakan almarhum, Habib Amin Haddar mengatakan bahwa almarum mempunyai penyakit diabet dan jantung. Sudah melakukan beberapa kali proses pengobatan medis, sehingga kondisinya bisa pulih. “Beliau memang punya riwayat penyakit. Bahkan beberapa waktu tahun lalu sudah melakukan operasi jantung dan pulih ,” ujarnya.
Namun Selasa pagi, kondisi almarhum mengalami penurunan. Sehingga pihak keluarga pada jam 08.00 memutuskan untuk membawanya ke RS Graha Sehat Kraksaan untuk mendapatkan pertolongan medis. Penanganan sudah dilakukan, namun kondisinya semakin memburuk dan dinyatakan wafat kemarin pada pukul 15.00. Setelah dinyatakan wafat, alhmarhum kemudian dibawa kerumah duka di Desa Brani Wetan.
“Sudah ditangani, tapi Allah SWT telah berkata lain, semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” terangnya.
Habib Amin mengatakan jika pemakaman almarhum akan dilakukan pagi ini (26/7). Sebab masih menunggu keluarga yang belum datang. Saat ini ribuan pentakziah berdatangan memenuhi halaman rumah almarhum untuk menggelar Yasin dan Tahlil bersama.
“Besok pagi (hari ini, Red) pukul 08:00 akan dimakamkan, ini masih menunggu keluarga yang rumahnya jauh. Info pemakaman nanti dilakukan di halaman pondok,” tuturnya. (ar/fun) Editor : Fandi Armanto