Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember Mahendro Bawono mengungkapkan, Daop 9 sudah menyiapkan pedoman new normal. Ini sebagai bentuk adaptasi perkeretaapian untuk mengurangi kontak fisik antarpenumpang. Dan saat ini pihaknya hanya tinggal menunggu arahan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk kembali membuka layanan KA bagi masyarakat.
"Kami sudah menyiapkan sejumlah pedoman bagi masyarakat pengguna KA, kalau KA kembali beroperasi saat new normal. Tentu kami akan mengedepankan protokoler kesehatan demi keamanan masyarakat," ungkapnya.
Dalam pedoman ini nantinya, pemesanan tiket KA hanya bisa dilakukan secara online melalui aplikasi KAI Access, web KAI, dan mitra penjualan tiket resmi KA lainnya. Sedangkan loket hanya digunakan untuk pembelian go show atau tiga jam sebelum pemberangkatan.
Lalu, ada sejumlah protokoler kesehatan yang wajib ditaati oleh penumpang selama berada di stasiun. Di antaranya, setiap calon penumpang KA wajib menggunakan masker dan suhu tubuh calon penumpang harus maksimal 37,3 derajat Celsius.
Lalu, saat proses boarding, calon penumpang harus menunjukkan tiket dan identitas penumpang pada petugas boarding.
Dan, jika sudah diperiksa, mereka harus melakukan scan tiket secara mandiri.
Selain itu, calon penumpang selama perjalanan di KA wajib menggunakan masker dan face shield yang disiapkan oleh PT KAI. Penggunaan face shield ini harus dilakukan, hingga mereka keluar dari areal stasiun kedatangan.
Tak hanya itu, saat penumpang berada di atas KA, setiap tiga jam, suhu tubuh mereka akan diperiksa. Jika ada penumpang yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius dan menunjukkan gejala Covid-19, maka mereka akan dipindahkan ke ruang isolasi yang disediakan di dalam KA. Dan jika mereka memerlukan penanganan, maka pihaknya akan menghubungi dokter atau tenaga kesehatan di stasiun terdekat yang memiliki fasilitas pos kesehatan.
Untuk menjamin kebersihan, petugas kebersihan di setiap stasiun membersihkan objek yang sering dipegang setiap 30 menit menggunakan disinfektan. Seperti wastafel, tempat duduk, pegangan pintu, hingga toilet.
Kondisi serupa juga dilakukan di dalam KA. Saat pemberlakuan new normal nantinya, petugas yang berada di garis terdepan dalam pelayanan mulai dari petugas loket, kondektur, petugas boarding, hingga petugas kebersihan. bakal dilengkapi dengan alat pelindung diri. Seperti masker, face shield, dan sarung tangan.
Hal serupa juga diberlakukan pada KA barang. PT KAI bakal menerapkan protokoler kesehatan. Seperti pemberlakuan physical distancing di loket pelayanan barang, penyediaan wastafel portable, hingga hand sanitizer.
Barang-barang yang akan dikirim akan diperiksa secara mendetail. Termasuk kemungkinan adanya kiriman barang atau kiriman lainnya yang berpotensi membahayakan kesehatan bagi petugas.
"Kami akan menyiapkan wastafel dan hand sanitizer di sejumlah titik di dalam areal stasiun. Kami juga berharap agar nantinya penumpang tetap memperhatikan protokoler kesehatan dengan membawa hand sanitizer sendiri," sebut Mahendro. (riz/hn/fun) Editor : Jawanto Arifin