"Dia adalah santri Ponpes Alfatah, Kecamatan Temboro, Magetan. Sejak awal datang yang bersangkutan sudah kami karantina," terang Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr Anang Budy Yoelijanto.
Pasien positif ke-19 ini berjenis kelamin laki-laki. Kondisinya sehat dan dikarantina di rumah pengawasan. Di rumah pengawasan itu, santri tersebut sudah ditangani sesuai protokol.
Mulai dari diawasi agar bisa beristirahat dan tidak kontak dengan orang lain serta dirawat hingga sehat. "Nanti kalau sudah waktunya evaluasi, akan kami lakukan evaluasi," tandasnya.
Anang menjelaskan, pasien positif ke-19 itu masuk klaster Magetan. Yang bersangkutan tidak ada sangkut pautnya dengan pasien positif sebelumnya. Yang bersangkutan ditemukan positif dari hasil check point dan proses karantina desa."Ini klaster Temboro, Magetan. Tidak ada sangkut pautnya dengan pasien sebelumnya," jelasnya.
Berdasarkan hasil tracking, lanjutnya, tidak banyak warga yang kontak dengannya. Sebab, dia langsung masuk ke tempat karantina saat mudik. Sehingga, belum sempat komunikasi dengan orang lain.
Untuk memastikan ia tidak kontak dengan warga yang ada di sekitarnya, pihaknya tetap melakulan tracking kepada orang-orang terdekat. Walaupun hasilnya tidak terlalu banyak.
"Untuk mengantisipasi hal terburuk, kami juga memeriksa para petugas karantina tempat dia karantina. Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan semuanya negatif," ungkapnya. (sid/hn/mie) Editor : Muhammad Fahmi