Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, api terlihat sekitar pukul 05.00. Kobaran api menjilat seluruh bangunan di Jalan Wachid Hasyim itu. Sontak hal itu membuat warga sekitar panik. Pasalnya, selain berada di deretan pertokoan, lokasi kebakaran juga tergolong dekat dengan rumah warga.
Tak berapa lama, pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Namun, upaya pemadaman juga memakan waktu tak sebentar. Pemadam kebakaran terus berjibaku menjinakkan api.
Sedangkan kobaran api terus menjalar dari dalam gudang itu. Sejumlah barang mudah terbakar di dalam gudang membuat api terus menyebar. Bagian atap dengan cepat rapuh dan luluh lantak dilahap api. Asap pekat mulai membubung di atas bangunan itu.
Karena itu, pemadam kebakaran menambah kekuatan. Total, ada lima unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan. Mulai milik BPBD Kota Pasuruan dan juga PMK Kabupaten Pasuruan.
Selama pemadaman berlangsung, arus lalu lintas di sepanjang jalan itu dihentikan. Petugas kepolisian diterjunkan untuk mengarahkan pengguna jalan supaya tak melintas.
Si jago merah baru berhasil ditaklukkan setelah dua jam upaya pemadaman. Api tak lagi berkobar sebagaimana sebelumnya. Namun, pemadam kebakaran tetap membasahi lokasi untuk mencegah timbulnya kembali percikan.
Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto mengatakan, kebakaran itu masih dalam penyelidikan. Untuk kepentingan penyelidikan pula, polisi memasang police line di lokasi yang terbakar. "Kami masih menunggu hasil penyelidikan," jelasnya.
Dia juga menyampaikan jika saat kejadian, gudang mebel itu dalam kondisi terkunci dan tak ada penjaga. Sedangkan gudang berisi barang-barang mebel seperti lemari, tempat tidur, kursi, dan spons. "Sampai saat ini belum diketahui penyebab kebakarannya karena masih lidik," ungkapnya. (tom/hn/fun) Editor : Fandi Armanto