Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tukang Becak yang Meninggal di Pucangan Punya Riwayat Sakit Ini, Keluarga Menolak Divisum

Jawanto Arifin • Kamis, 16 April 2020 | 12:00 WIB
Photo
Photo
PURWOREJO, Radar Bromo - Ardimo, 62 warga Jalan Halmahera, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, meregang nyawa saat mengantarkan seorang penumpang di Gang Cakap, Jalan Pucangan, Kelurahan/Kecamatan Purworejo. Saat jenazahnya dievakuasi, petugas sempat memakai alat pelindung diri (APD).

Insiden ini terjadi sekitar pukul 10.00 dan diketahui pertama kali melalui closed circuit television (CCTV) milik salah satu warga Agus Hendrata, 58. Dalam CCTV ini terlihat jika Ardimo sedang mengantarkan seorang penumpang ke sebuah perumahan di Jalan Pucangan.

Ia sempat mencoba menolong korban dengan memberikan air putih. Sejenak korban sempat sadarkan diri dan duduk tegak namun tidak lama kemudian korban kembali terjatuh dan tidak sadarkan diri di lokasi. Warga sekitar sempat tidak berani mendekat karena saat ini ada wabah virus korona. Agus lantas menghubungi puskesmas Kebonagung untuk dilakukan pertolongan pada korban.

Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto mengungkapkan, sampai saat ini belum diketahui penyebab meninggalnya korban. Namun berdasarkan pihak keluarga, korban bahwa korban sering merasa kecapekan bekerja dan ia memang sudah lanjut usia. Namun pihak kepolisian tetap melaksanakan monitoring terkait penyebab meninggalnya korban, di mana Kota Pasuruan sudah masuk zona merah virus korona.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum pada jenazah. Mereka sudah membuat surat pernyataan dan mengikhlaskan kematian korban sebagai musibah," sebut Endy. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin
#tewas dibawa pakai apd #tukang becak tewas saat bawa penumpang #Polsek Purworejo