Dua pelaku sempat hendak mencuri di rumah milik Toriq, 45, warga desa setempat. Namun aksi pelaku, tepergok pemilik rumah. Dua pelakunya sempat kabur namun sempat membondet korban. Untungnya luka yang diderita korban, tidak parah.
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, aksi pencurian itu terjadi pukul 02.50. Saat kejadian sekira pukul 02.40, Istri korban yaitu, Faridah, 34, terbangun lantaran mendengar ada suara pintu yang dicongkel di sisi samping rumah mereka. Curiga dan takut, Faridah kemudian membangunkan suaminya karena mendengar suara mencurigakan tersebut.
Toriq lalu terbangun dan keluar kamar. Dia lalu membuka pintu rumah yang mau dicongkel tersebut. Kaget pemilik rumah terbangun, pelaku yang jumlahnya ada dua orang tersebut, langsung lari terbirit-birit meninggalkan rumah yang disantroni.
Tak sampai disitu, agar pemilik rumah tidak mengejar mereka, salah satu pelaku bahkan berani melemparkan bondet. Serpihannya sempat mengenai pemilik rumah. Kontan saja pemilik rumah langsung mundur dan masuk ke dalam rumah.
Tak kehabisan akal, Toriq langsung mengambil senjata tajam kemudian mencoba berlari mengejar kedua pelaku. Sayangnya kedua pelaku sudah lari ke arah Barat atau ke arah Desa Menyarik dan tidak bisa terkejar lagi.
AKP Hardi, Kasubag Humas Polres Pasuruan mengatakan, dua pelaku memang tak sampai berhasil membawa barang. Namun pemilik rumah yang sempat dibondet terluka, meski tidak parah.
“Korban luka ringan di bagian atas dada terkena percikan ledakan bondet dan tidak parah. Namun sempat divisum,” ujarnya.
Dari hasil lidik, kedua pelaku diduga memang hendak mencuri di rumah korban. Lantaran barang berharga termasuk sepeda motor berada di dalam rumah. Sedangkan pintu rumah yang hendak dicongkel, berada di samping rumah yang dekat dengan dapur.
Tak hanya pelaku sempat melemparkan bondet. Setelah ditelusuri oleh Polsek Winongan, ternyata juga ditemukan bondet lainnya di dalam kolam depan rumah korban yang tidak meledak.
“Kasus ini masih dalam proses masih lidik, termasuk mencoba menggali ciri dari pelaku. Namun dugaan pelaku ada dua orang yang lari,” terangnya. (eka/fun) Editor : Jawanto Arifin