Tujuh titik gerbang tol itu tersebar mulai Gempol (2 gerbang tol); gerbang tol Pandaan; gerbang tol Purwodadi; gerbang tol Bangil/Sidowayah, Beji; gerbang tol PIER, Rembang; dan gerbang tol Grati.
“Kami semprot saat keluar di gerbang tol yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Ini bagian dari pencegahan dan pemberantasan virus korona,” terang Komandan Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Covid – 19 Kabupaten Pasuruan Agus Sutiadji.
Penyemprotan itu melibatkan banyak elemen. Mulai dari TNI-Polri, Dishub, Satpol PP Kabupaten Pasuruan, serta sejumlah komunitas serta organisasi kepemudaan.
“Koordinator masing-masing camat yang berada di wilayah terdapat gerbang tolnya. Ini adalah anjuran Bupati Pasuruan, sekaligus saran dan imbauan dari Gubernur Jatim,” jelas Agus.
Penyemprotan disinfektan itu berlaku untuk semua kendaraan. Baik kendaraan pribadi hingga angkutan umum seperti bus. Hingga angkutan barang.
Namun, penyemprotan itu tak dilakukan 24 jam. “Kegiatannya berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 16.00. Ini akan ditempuh dan dilakukan rutin hingga sepekan ke depan atau tujuh hari,” jelas pria yang juga jadi sekda Kabupaten Pasuruan itu.
Secara terpisah, Humas PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) Rudi Purwanto menyambut baik kegiatan tersebut. Pihaknya pun memberi dukungan penuh. Hal senada juga diungkapkan humas PT Jasamarga Pandaan Tol dan PT Jasamarga Pandaan Malang.
“Ini kegiatan positif, segala cara harus ditempuh untuk pencegahan dan pemberantasan virus korona. Demi kebaikan bersama, termasuk pengguna jalan tol,” tutur Rudi. (zal/mie) Editor : Jawanto Arifin