Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Banjir Juga Genangi Sekolah, Aktivitas Belajar Diliburkan, Warga Butuh Bantuan Makanan

Fandi Armanto • Rabu, 8 Januari 2020 | 17:14 WIB
Photo
Photo
PASURUAN, Radar Bromo- Banjir tak hanya mengepung Kota Pasuruan. Di beberapa wilayah di Kabupaten Pasuruan, juga dilanda bencana tahunan tiap kali musim hujan tiba. Banjir tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat. Kegiatan belajar-mengajar di sekolah bahkan ada yang terpaksa diliburkan.

Seperti yang terpantau radarbromo.jawapos.com di Kecamatan Rejoso. Banjir sampai membuat SMPN 1 Rejoso, tergenang hingga selutut orang dewasa. Air tak hanya masuk ke halaman sekolah. Tapi juga ke ruangan kelas, perpustakaan hingga laboratorium.

Saat berkunjung kesana, hanya ada beberapa guru yang terlihat. Di antaranya, Khusaeni, Kasek SMPN 1 Rejoso. Menurut dia, banjir mulai menggenangi sekolah sejak Selasa (7/1) malam. Memasuki pagi hari, sejumlah siswa sejatinya ada yang datang. “Tapi karena kondisi darurat kami memutuskan untuk meminta siswa belajar di rumah,” kata Khusaeni.

Photo
Photo
BUKAN KOLAM RENANG: Sejumlah bocah di Desa Kedungbako, Kecamatan Rejoso, menggunakan ban dalam di jalan yang tergenang air. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Dia mengatakan, saat air mulai masuk, sekolah mengambil langkah pengamanan dengan mengevakuasi sejumlah barang. Seperti benda elektronik dan sejumlah buku. “Ada buku yang terendam tapi tidak banyak karena berhasil dipindah lebih dahulu,” kata Khusaeni.

Sementara itu, banjir juga membuat aktivitas warga di Rejoso terganggu. Seperti di Dusun Krajan, Desa Kedungbako. Warga sejak malam, fokus menyelamatkan barang-barang mereka hingga pagi hari. Sampai Rabu (8/1) pagi, warga tak bisa beraktivitas, termasuk masak untuk makan.

Alhasil, sejumlah warga mengaku ada yang lapar. “Terutama warga yang dapur rumahnya terendam air. Kami belum makan sejak pagi,” terang Hasani, salah satu warga Dusun Krajan, Desa Kedungbako.

Informasi yang diperoleh, bukan hanya di Rejoso banjir terjadi. Sejumlah titik di Winongan, Pohjentrek dan Kraton, tergenang air. (ube/fun)

Photo
Photo
TERABAS AIR: Warga melintasi jalan dengan motor saat banjir. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo) Editor : Fandi Armanto
#sungai meluap bikin banjir #bpbd kabupaten pasuruan #banjir tiga sungai kota pasuruan #banjir pasuruan 2020 #bpbd kota pasuruan