Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hujan Buat 3 Sungai Meluap, Banjir Kepung Kota Pasuruan

Fandi Armanto • Rabu, 8 Januari 2020 | 07:36 WIB
Photo
Photo
PASURUAN, Radar Bromo- Hujan deras yang turun di Pasuruan sejak Selasa (8/1) siang, membuat tiga sungai meluap. Sejumlah rumah di beberapa kelurahan ikut tergenang air hingga malam hari.

Dari pantauan radarbromo.jawapos.com, hujan memang melanda Pasuruan sejak pukul 14.00. Intensitas hujan bahkan cukup tinggi dan nyaris tak mereda hingga menjelang malam.

Memasuki malam hari, warga di sekitar 3 sungai yakni Welang, Petung dan Gembong, mulai “bersiap diri”. Ada yang mengamankan barang berharganya, sebagian mencari tempat mengungsi untuk keamanan. Banjir pun mulai masuk ke permukiman warga hingga jalanan.

Photo
Photo
TURUN LOKASI: PLt Wali Kota Pasuruan Raharto TenoPrasetyo, ikut memberi bantuan makanan ke rumah warga di Rt 1-2 Lingkungan Pledokan, Kelurahan Kebonsari, Selasa (8/1) malam. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Seperti yang terpantau di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, yakni di 2 RT, RT 1. Hingga pukul 23.45, kawasan ini yang paling terparah terdampak banjir yang disebabkan luapan sungai Gembong.       Begitu pula dengan warga di sekitar sungai Welang dan Petung.

“Kawasan terdampak, sungai Welang  ada di Dusun Karangasem, Kelurahan Karangketug, Gadingrejo. Untuk Sungai Petung di sekitar Bigul Kidul. Sementara sungai Gembong merendam sejumlah wilayah di Petamanan, Karangwingko, Kebonsari,” beber Ketua Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Pasuruan, Samsul Hadi.

Menurut Samsul Hadi, banjir disebabkan hujan kiriman dari wilayah atas. “Disaat bersamaan, kondisi air laut sedang pasang. Sehingga membuat beberapa wilayah terendam. Sejauh ini sudah ada yang surut,” beber Samsul Hadi.

Bersamaan dengan banjir, Pemkot Pasuruan tanggap memberikan bantuan. Bahkan PLt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyi, ikut terjun ke sejumlah lokasi banjir.   Teno-panggilan akrab PLt Wali Kota bahkan terlihat, memberikan bantuan makan kepada warga terdampak.

Photo
Photo
BELUM SURUT: Jalan Pati Unus di Bugul Kidul yang tergenang air. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Teno menyebutkan, pemkot fokus untuk berupaya menolongwarga tidak dalam kondisi lapar. “Begitu juga dengan bantuan evakuasi. Tim tagana saya dengar juga sempat mengevakuasi manula,” kata Teno saat ditemui di lokasi banjir di wilayah Kebonsari.

Dia pun berharap, banjir di awal 2020 ini, menjadi bencana terakhir. Meski begitu, pemkot juga sudah menyiapkan untuk tanggap bencana. Seperti posko, hingga anggaran yang dapat dikucurkan sewaktu-waktu. “Ketika banjit, warga harus bisa tertangani,” kata Teno. (ube/fun) Editor : Fandi Armanto
#sungai meluap bikin banjir #bpbd kabupaten pasuruan #banjir tiga sungai kota pasuruan #banjir pasuruan 2020 #bpbd kota pasuruan