Ratusan personel kepolisian dikerahkan. Mereka di-backup oleh sejumlah anggota dari instansi lain. Tidak hanya TNI, tetapi juga Satpol PP, security hingga ormas.
Kabagops Polres Pasuruan, AKBP Subadar menuturkan, pengaman gereja dilakukan untuk menghindari aksi terorisme serta hal-hal yang tak diinginkan. "Supaya umat kristiani bisa menjalankan ibadahnya dengan khidmat," tuturnya.
Ada sebanyak 41 gereja di wilayah hukum Polres Pasuruan. Setiap gereja, akan dijaga lima personel kepolisian. Jumlah tersebut belum termasuk backup dari petugas atau instansi lain.
"Otomatis gereja-gereja tersebut kami jaga. Khususnya gereja yang ada kegiatannya," imbuhnya saat mendampingi Kapolres Pasuruan, AKBP Rofik Ripto Himawan.
Sebanyak 900 lebih personil akan dilibatkan selama Nataru tahun ini. Jumlah itu, dari berbagai unsur. Khusus untuk kepolisian, ada setidaknya 350 personil yang akan disiagakan.
Mereka akan disigakan sejak 24 sampai 1 Januari. Bukan hanya gereja. Tetapi juga titik-titik rawan kejahatan ataupun kemacetan. (one/fun) Editor : Jawanto Arifin