Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tim Mayang Kembali Juara di Bromo Fishing

Jawanto Arifin • Senin, 30 September 2019 | 10:00 WIB
Photo
Photo
KADEMANGAN, Radar Bromo - Tim Mayang kembali menjadi juara dalam galatama lele yang diadakan Bromo Fishing Sabtu (28/9). Kali ini giliran Sigit Hariyanto, angler asal Sumberwetan RT 1/RW 2, Kecamatan Kademangan, yang menang.

Turun di nomor lapak 5 menjadi angka keberuntungan tersendiri baginya. Dia berhasil mengangkat lele seberat 2,676 kilogram, yang menjadi tangkapan terberat di antara peserta lainnya dan berhak membawa pulang hadiah uang tunai Rp 1.750.000.

Sigit bersama 5 orang lainnya yang tergabung dalam Tim Mayang, tak pernah absen dalam galatama yang rutin diadakan setiap malam minggu di kolam Bromo Fishing. Menurutnya ini merupakan juara yang kelimanya selama mengikuti galatama ini.

“Ini faktor rezeki, tak ada persiapan khusus, umpan yang dipakai ya sama dengan peserta lainnya yakni daging ayam dan cacing, namun hari ini rezeki saya bisa juara,” ujarnya.

Galatama lele ini dimulai pukul 21.15 dan selesai pukul 22.45 diikuti sebanyak 112 peserta yang berasal dari Kota/Kabupaten Probolinggo, Lumajang dan Pasuruan. Peserta menjalani perlombaan selama 90 menit yang dibagi menjadi 2 jok. Jok pertama disebar lele seberat 70 kilogram dan di jok kedua disebar lele seberat 100 kilogram.

Ketua panitia galatama lele Ainul Mashudi mengatakan bahwa perlombaan kali ini peserta sangat antusias. Peserta bersemangat untuk menyiapkan umpan dan peranti yang akan digunakan dalam galatama lele.

“Lele yang disebar dalam kolam sejak menit pertama sudah menyambar umpan peserta, peserta pun banyak yang berlomba mengangkat lele dengan baik,” katanya.

Dalam perlombaan, di menit 87 ada sebuah insiden patahnya peranti peserta yang tak kuat menarik lele. Peserta di nomor lapak 106, tak mampu mengimbangi tarikan kuat lele yang menyambar umpan dan akhirnya stik pancing patah.

Setelah 90 menit perlombaan berjalan, kemudian ditentukanlah 7 nominasi lele terberat yang berhasil ditangkap. Selain Sigit Hariyanto, juara kedua Pandi lapak nomor 11 berat lele 2,427 kilogram Rp 750 ribu; juara ketiga Dio nomor lapak 94 berat lele 2,420 kilogram Rp 400 ribu; juara keempat Sahara nomor lapak 19 berat lele 2,061 kilogram Rp 200 ribu; juara kelima Satya Yunior nomor lapak 116 berat lele 1,978 kilogram Rp 100 ribu; juara keenam STT nomor lapak 17 berat lele 1,916 kilogram Rp 75 ribu dan juara ketujuh Reza nomor lapak 125 berat lele 1,735 kilogram Rp 75 ribu. (ar/fun) Editor : Jawanto Arifin
#lomba mancing #bromo fishing #mancing lele