SOBAT Desain, daya tarik kemasan suatu produk menjadi salah satu penentu diterima tidaknya produk dalam pasar. Bahkan bisa sebagai faktor utama konsumen mementukan pilihan.
Desain kemasan yang bagus dan menarik menjadi pemikat hati konsumen untuk membeli. Barang yang berkualitas san bagus tetapi dilemas dengan tidak serius akan tidak dilirik oleh konsumen.
Dalam etalase mini market, hampir tidak ada desain kemasan yang digarap secara sal-asalan. Semuanya disentuh oleh tangan desainer grafis. Selera pasar yang random menjadi tantangan tersendiri dalam mendesain suatu produk.
Nah berikut beberapa trik desain kemasan yang bisa sobat lakukan agar desain sobat lebih keren dan efektif dalam mengerjakannya:
Prinsip Desain
Bekerjalah sesuai rel dan pakem desain grafis. Gunakan prinsip-prinsip desain untuk memudahkan kerja sobat, diantaranya:
- Kesederhanaan:
Hindari kesan berlebihan dengan menggunakan elemen yang minimalis. Ciptakan kesan yang minimalis dan tidak berlebihan. Maka desain sobat akan terlihat cantik dan elegan.
- Keseimbangan:
Pastikan komposisi elemen seperti warna, tipografi dan gambar seimbang. Tata letak beberapa elemen harus diperhatijkan agar terlihat seimbang, terkonsep dan terukur.
- Kontras:
Gunakan kontras warna dan ukuran untuk menarik perhatian. Komposisi atau paduan warna menjadi pilihan yang tidak mudah, apalagi klien mempunyai warna brand tertentu, sobat desain musti pandai memadukan warna dasar brand dengan warna sekunder dalam kemasan. Jangan sampai terjebak pada pilihan warna yang justru akan menjadikan brand terlihat murah.
- Harmoni:
Pastikan semua elemen terlihat harmonis dan sesuai. Gunakan prinsip hirarki dalam Menyusun elemen-elemen desain. Jangan sampai terkesan padat dan pada akirnya pesan tidak tersampaikan kepada audien.
Elemen Desain
- Warna:
Pilih warna yang sesuai dengan merek dan produk. Gunakan warna-warna sesuai dengan priduk, seperti makanan pilih warna coklat, hijau, merah, kuning, dll. Dan jangan abaikan warna brand yang sudah ada, tetaplah menjadi warna utama dipadukan dengan warna sekunder.
- Tipografi:
Pilih font yang jelas dan mudah dibaca. JangAn terlalu berekpsrimen dengan jenis font yang rumit. Tingkat keterbacaan menjadi prinsip utama dalam hal ini. Pastika susunan font tidak terlalu panjang, idealnya 2 kata sebagai tulisan utama.
- Gambar:
Gunakan gambar berkualitas tinggi yang relevan dengan produk. Gambar yang bLur karena resolusi rendah akan menimbulkan kesan murah dan asal-asalan, serta tidak terkonsep.
- Tekstur:
Tambahkan tekstur untuk memberikan kesan premium. Jadikan pattern yang simple sebagai background dan tidak mengganngu elemen utama.
Strategi Desain
- Fokus pada Manfaat Produk:
Soroti keunggulan produk. Ekspos kelebihan produk sebagai trik agar desain sobat memuaskan klien, gunakan hiraraki yang tepat.
- Buatlah Unik:
Bedakan kemasan dari produk lain. Gunakan Teknik empty space (ruang kosong) dalam desain sobat. Langkah ini sangat jitu dalam persaingan desain produk ketika dipajang pada etalase toko, desain sobat akan terlihat eye catching (menarik mata)
- Gunakan Teknologi:
Manfaatkan teknologi seperti QR code atau augmented reality. Hal ini akan memberi kesan canggih dan kekinian. Update dan terkonsep.
- Ramah Lingkungan:
Desain kemasan yang ramah lingkungan. Bahan baku pada hard case packaging usahakan dari bahan baku yang ramah lingkungan, hal ini sebagai kampanye dan akan memberi nilai lebih pada desain sobat.
Tips Tambahan
- Kenali Target Audiens:
Desain sesuai dengan target pasar. Hal ini akan menjadi konsep dasar sobat sebelum mendesain. Gunakan Teknik-teknik desain diantaran pop art, clasik, dll sesuai target pasar.
- Pastikan Desain Sesuai dengan Merek.
Jangan sampai salah konsep desain ya sobat. Misalnya produk makanan terkonsep dengan desain sabun cuci, dan lain sebagainya.
- Uji Coba Desain sebelum Produksi.
Tidak hanya selesai pada rancangan di computer. Akan tetapi jadikan menjadi karya desain yang nyata, atau menjadi kemasan yang nyata. Pertimbangkan posisi dan ukuran pada setiap elemen, timbang dan perbaiki jika ada yang kurang tepat.
- Perbarui Desain Secara Berkala.
Update desain kemasan sobat dengan menambahkan elemen atau warna yang baru pada kemasan yang sudah ada, tetapi jangan berlebihan. Cukup 10-15 persen saja perubahannya.
Berikut contoh-contoh desain kemasan yang efektif yang sudah ada pada pasar. Di antaranya, kemasan minimalis dari Apple. Kemasan unik dari Coca-Cola. Kemasan ramah lingkungan dari L'Oréal. Bagaimana menurut sobat desain? (asa/fun)
Editor : Ronald Fernando