SALAH satu logo paling ikonik di bumi ini adalah Apple. Logo siluet buah apel digigit ini bukan hanya menjadi sebuah logo brand dari perusahaan teknologi. Tetapi, telah menjadi logo penanda strata sosial dalam masyarakat visual.
Tentu berbeda rasa ketika sobat memegang sebuah gawai dengan logo Windows dan Apple. Mengapa bisa demikian? Bukankah Windows harganya tak kalah dengan Apple! Itu lah kekuatan logo brand, Sobat.
Logo Apple jarang dan hampir tidak pernah berubah dalam kurun waktu sejak diciptakan. Apple mengambil sikap yang berbeda dengan pesaingnya. Windows selalu dinamis. Berubah menurut produk yang dipasarkan dan akan terus berubah hingga masa depan.
Apple tampil cantik dengan logo monokrom dengan kekuatan magis. Akan tetap dengan silut apel crowak (lubang atau bekas gigitan dalam Bahasa Jawa), bertahan dan akan tetap bertahan membius strata sosial masyarakat visual. Lalu siapa penciptanya?
Sejarah logo Apple dimulai dengan ambisi besar dari dua tokoh; Steves Jobs dan Wozniak. Kedua pemuda ini memiliki banyak ilmu, kreativitas, semangat, dan keinginan untuk sukses. Mereka mulai mengembangkan model komputer pertama berdasarkan prosesor MOS Technology 6502.
Kembali pada 1976, ketika model PC pertama muncul, Ronald Wayne dan tim secara resmi mendaftarkan perusahaan bernama “Apple Computers Co”.
Mengapa kata “apple” menjadi dasar nama monster pasar teknologi masa depan? Ada dua cerita berkembang yang berbeda:
Ketika sebuah perusahaan yang terdiri atas orang-orang berbakat mulai merakit komputer di salah satu garasi di Amerika, Steve Jobs sedang diet. Ia hanya makan buah apel.
Cerita yang kedua, keinginan Steve agar nama perusahaan lebih tinggi di daftar abjad buku telepon (huruf awal A) daripada nama organisasi Atari, tempat pendiri Apple pernah bekerja.
Nah, lalu siapa pencipta logonya ya sobat? Logo Apple pertama dirancang oleh salah satu pendiri perusahaan Ronald Wayne. Dia meninggalkan perusahaan pada minggu kedua setelah pembuatannya dan menjual 10 persen sahamnya hanya dengan $ 800. Andai saja dia tahu bahwa Apple akan menjadi salah satu organisasi terkaya di dunia dan dia akan menjadi miliarder! Tentu ia akan mengurungkan niatnya.
Logo rancangan Wayne berbeda dengan logo yang sobat lihat saat ini. Logo berbentuk emblem yang rumit dengan Isaac Newton digambarkan di lambang tersebut. Dia sedang duduk di bawah pohon dan menulis sesuatu.
Sebuah apel digambar di atas kepalanya. Apel itu akan jatuh, dengan demikian, fisikawan terkenal itu akan membuat penemuan utama dalam hidupnya, dia akan membuka hukum tarik-menarik.
Jika Sobat memperbesar gambar, Sobat dapat melihat tulisan: Newton… “A Mind Forever Voyaging Through Strange Seas of Thought…. Alone” (Newton … Pikiran yang Selamanya Melintasi Lautan Pikiran yang Aneh … Sendiri.)
Steve Job menyadari logo ini tidak akan cocok untuk bisnis. Dengan bantuan Rob Yanov, Steve ingin sebuah logo yang akan menjadi merek terkenal dunia.
Untuk membuat simbol Apple di masa depan, Rob membeli beberapa apel. Meletakkannya di depannya dan membuat sketsa. Secara bertahap menghapus detail yang tidak perlu.
Setelah 7 hari, dia menunjukkan hasil karyanya kepada Jobs. Itu adalah apel yang digigit.
Mengapa Apelnya Digigit?
Ada beberapa teori yang menjawab pertanyaan ini:
Untuk menghormati ahli matematika terkenal Alan Turing, yang merupakan idola Steve Job. Kisah hidupnya sangat menarik. Kemampuannya yang luar biasa membantu menciptakan mesin deskripsi selama Perang Dunia II.
Tetapi, orientasi homoseksualitas membuat ia diadili. Memilih kebiri kimiawi sebagai hukuman, Alan menjadi pertapa dan setelah beberapa lama bunuh diri dengan melapisi apel dengan potasium sianida yang dia gigit.
Atau teori yang kedua yaitu: bosan membuat sketsa, Rob memutuskan untuk makan apel. Tapi, setelah dia menggigitnya, ilham itu mendatanginya, dan asosiasi dari kata-kata bahasa Inggris Byte dan Bite menciptakan tampilan yang familiar.
Namun, saat Rob Yanov memberikan wawancara pada wartawan, pemikiran tersebut sirna. Gigitan apel dibuat untuk membedakannya dari buah beri dan sayuran dengan bentuk serupa.
Perkembangan logo Apple tidaklah begitu cepat. Diawali dari logo emblem yang rumit, beralih ke logo siluet apel digigit berwarna monokrom, kemudian berwarna seperti pelangi, berkembang lagi setelah masuknya desainer baru menjadi lebih berkilau dengan wana silver.
Ya.. desainer baru yang membuat Apple manjadi fenomenal dan naik di kelas tertinggi strata sosial yaitu Jonathan Ive, desainer di balik produk-produk Apple yang keren hingga sepeninggal Steve Job. (*)
Editor : Jawanto Arifin