Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Memilih Font untuk Body Teks

Achmad Syaifudin Abdillah • Sabtu, 8 Juli 2023 | 20:00 WIB

 

Ilustrasi
Ilustrasi

MENENTUKAN pilihan huruf atau font untuk teks atau naskah yang panjang, butuh ketelitian dan rasa yang khusus. Panjangnya naskah tidak hanya membosankan untuk dilihat, tetapi juga membuat mata lelah untuk mengeja. Tentu sobat desain sering menjatuhkan pilihan huruf pada Times New Roman yang sudah terlalu umum digunakan, bukan?

Sejatinya, ada banyak alternatif font yang bisa sobat pilih pada naskah yang panjang. Tentu, dari seri huruf Serif yang fungsi dan kegunaannya didesain khusus untuk naskah-naskah yang panjang, adanya kaki atau ekor pada detail huruf membuat nyaman dibaca dan tidak membuat mata cepat lelah.

Berikut beberapa huruf dari seri Serif yang biasa saya gunakan untuk bodi teks yang panjang. Sangat cocok untuk desain sesuai dengan fungsinya.


Untuk Fiksi Sastra: Baskerville

Jenis huruf Serif 'transisi', dengan gaya kuno, Baskerville mengidentifikasikan dengan baik dari dua dunia: klasik dan modern.

Baskerville sangat elegan dan intelektual, tetapi juga sangat mudah dibaca ketika dibuat dalam ukuran kecil, yang menjadikan pilihan sempurna untuk fiksi sastra.


Untuk Fiksi Romantis: Sabon

Jenis huruf romansa kontemporer. Jika sobat ingin menemukan tipografi dengan feminitas dan keanggunan yang melimpah. Masukkan Sabon, pembaruan tahun 1960-an pada desain Claude Garamond.

Font Serif ini sederhana dan jelas, dengan tetap mempertahankan sentuhan romansa orang dewasa. Sobat tidak akan salah dengan membuat epik romantis pada font Sabon.


Untuk Thriller dan Pembalik Halaman: Garamond

Font ini seringkali digunakan di semua jenis paperback pada karya-karya novel. Dari Dan Brown hingga Gillian Flynn, font Garamond adalah jenis huruf klasik yang serbaguna dan mudah dicerna, yang memiliki netralitas dan keserbagunaan yang membuat penyusunan huruf menjadi mudah.

Berdasarkan tipografi Romawi Claude Garamond, versi terbaru dari tipografi, Adobe Garamond Pro menawarkan enam bobot atau saya sebut ketebalan (Bolt).

Gunakan Garamond untuk judul bab yang lebih eksperimental untuk menambahkan cita rasa modern pada thriller dan fiksi aksi sobat.


Untuk Nonfiksi Akademik: Caslon

Tampilan jenis huruf ini, bagi sebagian orang, dapat membangkitkan kembali kenangan menyakitkan dan berkeringat saat mengeja buku dengan teks font Double Chem. Tetapi, Sobat tidak dapat menyangkal bahwa Caslon adalah pilihan sempurna untuk nonfiksi akademik.

Kumpulan jurnal, ensiklopedia, buku teks, dan artikel pada font Caslon dan keseriusan halusnya akan meyakinkan setiap pembaca tentang bobot intelektualnya.

Pembaruan font Adobe (Adobe Caslon Pro) menambahkan sentuhan modernitas dan peningkatan kemampuan adaptasi digital, tanpa mengorbankan pesona aslinya dari abad ke-18.


Untuk Kepentingan Umum: Utopia

Jika sobat memerlukan jenis huruf dengan daya tarik yang luas dan mudah didekati. Sama seperti buku umum yang berusaha menyajikan informasi atau opini faktual dalam format yang dapat diakses, font Utopia pilihan yang tepat. Tidak terlalu intelektual, tetapi juga tidak terlalu apa adanya.

Utopia adalah font yang seimbang dengan sempurna. Jawa Pos pun menggunakan font ini untuk bodi teks pada layout cetak.

Beberapa jenis font di atas adalah yang paling ideal bagi saya. Tentu kita mempunyai gaya dan selera yang berbeda ya Sobat? Tetapi, setidaknya, font di atas bisa menjadi pertimbangan dalam karya desain sobat. Jangan takut berkarya. Salam desain! (*)

Editor : Jawanto Arifin
#font