Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kombinasi Font Dalam Desain

Achmad Syaifudin Abdillah • Sabtu, 18 Maret 2023 | 16:18 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Oleh: Achmad Syaifuddin, Desain Grafis Jawa Pos Radar Bromo


KETIKA sobat sedang mengerjakan tugas desain grafis, memilih font yang tepat bisa memakan waktu yang tidak sebentar. Kita ingin menerapkan beberapa font yang saling menyatu dan tidak terasa tumpang tindih. Proses mengombinasikan font tersebut bisa sangat menyulitkan dan merupakan pekerjaan yang sangat sulit.

Sobat harus memilih jenis font yang tepat sesuai karakter desain. Entah itu untuk poster, brosur, tampilan website, atau media lain agar terlihat lebih dinamis. Ketidaktepatan dalam kombinasi font akan memberi kesan berbeda dengan yang sobat harapkan. Nah, berikut kombinasi font terbaik dan kekinian yang bisa sobat terapkan.

 

Calvert dan Acumin dan Sans-Serif Acumin

Nama Calvert diambil dari nama sang pencipta Margaret Calvert. Tipografi ini memiliki enam bentuk: Calvert Pro dan Standar yang masing-masing terbagi ke dalam tipe light, regular, dan bold

Untuk hasil yang lebih baik, cobalah gabungkan dengan sans-serif acumin. Tipografi ini terdiri atas 90 jenis font yang berbeda. Didesain oleh Robert Slimbach sebagai bagian dari inisiatif Adobe Originals.

 

Montserrat dan Courier New

Google Font Montserrat dirancang khusus untuk penggunaan online. Sementara courier new adalah font mesin tik klasik. Kelihatannya memang kedua font ini memiliki tujuan yang berbeda. Tapi, siapa sangka bila montserrat dan courier new akan tampil menawan bila digabungkan. Bentuk huruf sans-serif yang ringan dan modern dari montserrat mengimbangi getaran retro courier new yang lebih berat dengan sangat baik.

Font montserat juga sering digunakan dalam logo HUT RI.

 

Skolar Latin dan Proxima Nova

Jenis font ini menggambarkan skolar sebagai ”jenis huruf untuk tipografi yang kompleks”. Sebagai dukungan, skolar menawarkan set karakter yang luas dan hadir dalam skrip Latin, Cyrillic, Yunani, Devangari, dan Gujarati

Jenis huruf itu sendiri menampilkan kontras rendah, tinggi yang relatif besar, dan serif yang kuat, yang memungkinkannya keterbacaan bahkan pada ukuran kecil. 

Pasangan font sempurna untuk skolar adalah font web populer Proxima Nova. Font itu dirancang oleh Mark Simonson yang memadukan proporsi modern dengan tampilan geometris. Jawa Pos Radar Bromo pun dalam update desainnya kini menggunakan varian Proxima Nova.

 

Alegreya Sans SC dan Source Sans Pro

Alegreya adalah family sans dan serif di samping versi huruf kecil ini. Keluarga ini memiliki sedikit tipe kaligrafi dan dirancang agar sesuai untuk blok teks yang panjang.

Namun, varian huruf kecilnya akan cocok untuk header. Sobat bisa menggunakan alegreya sans SC bersama dengan source sans pro. Keluarga jenis huruf open-source pertama Adobe, yang dirancang oleh Paul D. Hunt.

 

Pacifico dan Quicksand

Untuk pasangan font yang menyenangkan dengan tema tropis dan unsur ketidaksengajaan, sobat bisa coba pacifico dan quicksand. Pacifico adalah font brush gratis yang menyenangkan dan flamboyan. Begitu pas untuk digunakan dalam heading

Sementara quicksand adalah sans-serif dengan karakter bulat dan beberapa sentuhan unik. Termasuk, bentuk khas pada huruf besar Q. Quicksand sebenarnya juga dirancang sebagai tampilan typeface, tetapi juga menawarkan kejelasan yang cukup untuk ukuran kecil.

 

Julius Sans One dan Archive Narrow

Kalau sobat ingin membuat desain dengan tampil cerdas dan profesional, kedua font ini adalah pasangan font yang begitu padu. Julius sans one adalah font huruf besar yang hanya memiliki satu bobot, tetapi dengan goresan halus dan garis dasar yang lebih luas. Font ini sebaiknya tampil sebagai pilihan utama. 

Archivo narrow yang lebih geometris adalah pasangan yang sempurna akan berfungsi sama baiknya di media cetak dan digital.

 

Playfair Display dan Raleway

Font Playfair Display mengambil inspirasi dari periode abad kuno, ketika pena bulu mulai digantikan oleh pena baja runcing. Hal ini di samping merupakan perkembangan pencetakan, juga menyebabkan bentuk huruf kontras tinggi dengan garis rambut halus menjadi populer. 

Raleway sans serif yang elegan menawarkan pasangan font yang sempurna.

 

Oswald dan Lato

Lahir pada tahun 2011, oswald adalah kelanjutan dari gaya tipe sans-serif alternate gothic. Font satu ini membuat pasangan yang serasi dengan lato (”musim panas” dalam bahasa Polandia). Itu merupakan sans-serif yang hangat, namun stabil. Keduanya tersedia dalam berbagai bobot dan varian. Memberikan pasangan font ini banyak keserbagunaan.

 

Super Grotesk dan Minion Pro

Serif minion pro yang selalu populer berfungsi sempurna sebagai font utama saat digabungkan dengan sans-serif super grotesk untuk body tex. Bersama-sama, font ini berfungsi untuk menciptakan rasa keanggunan modern yang mudah.

 

Libre Franklin dan Libre Baskerville

Kedua tipografi gratis ini menjadi kombinasi font terbaik yang klop jika sobat mencari nuansa yang lebih tradisional.

Libre baskerville dan libre franklin telah dioptimalkan untuk digunakan di layar elektronik. Tentu ada alasannya. Pertama, indah dan mudah dibaca. Sehingga, ideal untuk digunakan sebagai teks isi. Alasan kedua, lebih cocok untuk headline.

 

Sejatinya, kombinasi font terletak pada selera sobat desain. Setidaknya, kombinasi font di atas bisa memberikan panduan dan membantu kerumitan sobat dalam mendesain.

Selamat mencoba. (*)

Editor : Ronald Fernando
#kombinasi font