Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Cari Suami Baru lewat Aplikasi Kencan, Motor Malah Raib Digondol

radar bromo • Sabtu, 15 Juni 2024 | 18:10 WIB

 

Ilustrasi
Ilustrasi

Syira (nama samaran), 46, adalah janda dengan dua orang anak. Sudah sekitar sepuluh tahun dia hidup sendiri karena suaminya meninggal. Dia harus menghidupi kedua anaknya, Alvin, 22, dan Sinta, 19,  (keduanya juga nama samaran) seorang diri. Walau berat, selama sepuluh tahun itu dia lalui dengan kerja keras.

BERATNYA, Syira harus mencari nafkah. Sebab itulah dia rela bekerja serabutan. Mulai dari membatu pekerjaan tetangganya, berjualan dan lain-lainnya. Ia bekerja untuk apa saja.  Yang penting halal dan untuk bisa menghidupi kedua anaknya.

Hingga anak pertamanya yakni Alvin, mendapat kerja di suatu pabrik. Alvin menyuruhnya untuk berhenti bekerja.

Tapi Syira kekeh untuk tetap bekerja. Alasannya, dia khawatir keuangan tak stabil. Apalagi saat ini acapkali ada biaya dadakan. Sehingga usahanya itu akan bisa membantu walaupun hanya sedikit.

Hingga di tahun awal 2023, ia bisa membeli smartphone berkat kerja kerasanya. Semejak memiliki gadget, ia manfaatkan sebagai perkembangan diri.

Seperti mencari informasi melalui internet terkait kesehatan, lifestyle, bersosial media, dan lain-lain. Bahkan ia sering membuat konten-konten random di TikTok hingga memiliki ribuan pengikut.

Suatu ketika, ia melihat iklan video tentang aplikasi yang mempromosikan bisa mengenalkan dengan orang lain yang memiliki ketertarikan yang sama.

Banyak testimoni di iklan tersebut. Terutama orang yang mendapatkan jodoh lewat perantara aplikasi itu.

“Saya penasaran lalu mencoba untuk mengunduhnya. Setelah itu baru saya mencoba untuk mencari orang. Awalnya untuk sekadar mencari teman saja,” katanya.

Dari aplikasi itu, ia mendapatkan puluhan teman yang bisa berkomuniksi dengan asyik.

Tapi puluhan temannya itu tidak ada yang bertahan sampai lama. Paling lama sekitar satu bulan saja.

Namun ada satu orang yang hanya kenal baru dua minggu yang membuat ia nyaman berkomunikasi denganya.

Sebut saja namanya Fauzi (bukan nama sebenarnya), 46.  Pertemanannya dengan Fauzi membuat Syira terlena.

Tak jarang mereka saling bertukar cerita dan foto diri saat melakukan aktifitas. Dengan begitu ia menaruh kepercayaan.

Di minggu ketiga ia kenal, Fauzi mengajaknya berkencan. Tujuannya, ke daerah wisata yang ada di wilayah gunung Bromo.

Syira tidak merinci ke mana tujuan tempat wisatanya. Syira tertarik dan menyetujui ajakan itu. Dengan perasaan yang berbunga-bunga, ia menyiapkan keperluan kencannya.

Keesokan harinya, ia janjian di daerah Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih. Dengan senang hati dan berpenampilan menarik, ia berangkat dari rumahnya di Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Sesampainya di lokasi, Syira sudah mendapati Fauzi yang menunggunya.  Merekapun mengobrol sebentar. Fauzi mengaku tidak membawa sepeda motor dan di antar oleh temannya.

Kemudian ia ingin pinjam sepeda milik Syira untuk membeli rokok. Celakanya, Syira menginzinkan tanpa ada rasa curiga.

“Setelah dia berangkat, baru saya curgia. Saya tunggu sampai lebih 10 menit dia gak datang-datang. Saya telfon malah gak aktif nomornya,” katanya.

Motor yang dibawa lari merupakan Honda Beat. Sehingga ia mengalami kerugian sekitar 15 juta. Setelah 30 menit tidak ada datang, ia menelfon anaknya untuk dijemput.

Dari kejadian itu, Syira menyesal mengenal orang dari aplikasi kencan itu. Seketika itu juga dia langsung menghapus aplikasinya.

Ia juga kapok kenal dengan orang seperti Fauzi. Jika dirinya ingin mencari suami ia akan memilih terlebih dahulu agar calon suaminya merupakan orang yang tepat bagi dirinya dan anak-anaknya.

“Sebelumnya saya sudah diperingati oleh anak-anak untuk berhati-hati saat menggunakan aplikasi itu. Tapi saya menghiraukan soalnya video iklannya banyak yang mengaku beruntung mendapatkan jodoh lewat aplikasi itu,” katanya (mg2/fun)

Editor : Abdul Wahid
#cari suami #curanmor #biro jodoh