Sebut saja namanya Jack. Lelaki yang kini berusia 52 tahun tersebut, merupakan sosok yang dulunya hidup dengan kesenangan.
BETAPA tidak, ia bisa mendapatkan uang dengan gampang. Cukup dengan "kejantanannya" ia pun bisa mendapatkan jatah uang mingguan. Layaknya seorang perempuan yang bisa memikat pria jutawan. Jack pun memiliki pekerjaan begituan.
Ia menjadi simpanan tante girang. Kisahnya itu dimulai, saat usianya menginjak 24 tahun.
Jack yang merantau ke Surabaya, bekerja sebagai penjaga rumah milik pejabat yang jarang dihuni pemiliknya.
Pekerjaan itu tidak dilakoninya sendirian. Karena ada beberapa rekannya yang juga melakukan pekerjaan yang sama.
Hingga suatu hari, dia diperkenalkan rekannya. Seorang Wanita bernama Sinta (nama samaran, Red). Wanita yang sebenarnya sudah punya suami dari seorang pelayar.
Sinta memang sosok tante yang membuat luluh hati kaum pria. Wajahnya lumayan. Dengan bodi yang aduhai.
Jangan ditanya uang. Sebagai seorang istri pelayar, ia memiliki cukup banyak uang di tabungan.
Sayangnya, Sinta kerap merasakan kesepian lantaran jarang dibelai. "Ia seorang tante yang sering ditinggal berlayar suaminya dengan waktu lama. Bisa dibilang, perempuan tersebut sosok yang jablay," ujarnya.
Meski sudah setengah tua alias STW, kemolekan Sinta cukup menggoda. Jack pun ikut terpana. Apalagi, ketika ia ditawari. Untuk menjadi pria simpanan darinya.
"Saya pun langsung menyanggupi. Karena selain mendapat kesenangan, saya juga dibayar," kisahnya.
Ia dibayar dengan honor yang lumayan. Sekali goyang, Sinta membayarnya sekitar Rp 500 ribu kala itu.
Semua juga ditanggung. Makan saat berkencan dan juga hotel saat bermesraan.
Hidupnya terasa menyenangkan. Berbulan-bulan lamanya hal itu dilakukan. Rasa khawatir ketahuan sang suami Sinta, sebenarnya juga ada dalam benaknya.
Namun, ia mengabaikan. Sentuhan lembut Sinta dan bayaran yang dia dapatkan, mengubur rasa khawatir itu.
Hingga akhirnya Sinta memilih berpamitan. Ia memilih untuk pergi keluar negeri bersama suaminya. Sejak itulah, mereka akhirnya memutuskan hubungan terlarang itu.
Bagi Jack, perpisahan bukan akhir segalanya. Karena dirinya bisa mendapatkan perempuan lain yang bisa membayarnya.
"Ada istri pejabat yang saya embat. Ada pula istri dari TNI yang tertarik. Tapi, untuk istri TNI saya memilih untuk tidak melanjutkan diri. Karena takut digebuki si suami," ulasnya.
Cukup lama profesi itu dilakoninya. Hingga membuatnya merasa jenuh dengan semuanya. Ia ingin hidup normal. Memiliki istri dan anak turunan.
Hal itu, akhirnya menyadarkannya. Untuk tidak lagi menjalani profesi kelam itu. Ia pun akhirnya berhenti untuk menjadi selingkuhan dan meniduri istri orang lain.
"Saya memilih tobat karena ingin hidup normal. Tidak lagi menjadi simpanan tante-tante girang," akunya. (one/fun)
Editor : Ronald Fernando