Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

RSUD Bangil Beri Kepedulian dan Pelayanan Berkualitas dengan Tak Berhenti Berinovasi

Iwan Andrik • Kamis, 26 September 2024 | 17:40 WIB
MEGAH: Bangunan gedung RSUD Bangil yang tampak megah. Pengembangan demi pengembangan dilakukan untuk mengoptimalisasi layanan.
MEGAH: Bangunan gedung RSUD Bangil yang tampak megah. Pengembangan demi pengembangan dilakukan untuk mengoptimalisasi layanan.

BANGIL, Radar Bromo - Kebutuhan layanan kesehatan di tengah masyarakat terus berkembang. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk mengoptimalisasi layanan.

Sebagai rumah sakit daerah, RSUD Bangil menyikapinya dengan terus berinovasi.

Sehingga, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat itu, bisa terakomodasi dengan baik.

Dengan begitu, warga Kabupaten Pasuruan yang sakit, tak lagi harus jauh-jauh ke luar daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Direktur RSUD Bangil dr. Arma Roosalina, M.Kes. menguraikan, RSUD Bangil merupakan rumah sakit tipe B dengan label bintang paripurna yang disiapkan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan.

Direktur RSUD Bangil dr. Arma Roosalina.
Direktur RSUD Bangil dr. Arma Roosalina.

Komitmen itu diwujudkan dengan upaya peningkatan sarana dan prasarana hingga infrastruktur di rumah sakit.

Seperti pengembangan ruang layanan di IGD agar bisa menampung pasien gawat darurat lebih banyak. Penyediaan jalur khusus ambulans, hingga sarana penunjang lainnya.

Termasuk pembangunan layanan rawat inap anak terpadu. Ruang ini, didesain khusus untuk perawatan anak. Dibangun berlantai tiga, membuatnya akan lebih representitif.

Ada kelas rawat inap standar hingga VVIP yang disediakan. Sehingga, tidak lagi ada kekurangan ruangan untuk pelayanan rawat anak.

“Kami juga menyiapkan sarana permainan anak-anak, fasilitas umum berupa kafe dan pengembangan yang lain,” sampainya.

Selain pengembangan infrastruktur, RSUD Bangil juga memperhatikan inovasi di bidang pengembangan pelayanan.

Seperti pelayanan cepat gawat darurat medis atau dikenal dengan BEST: (Bangil Emergency Service Team). Layanan BEST RSUD Bangil disediakan bagi masyarakat yang keluarganya dalam kondisi darurat dan memerlukan evakuasi segera ke IGD RSUD Bangil. Layanan ini gratis dan dapat diakses melalui panggilan darurat 112. Panggilan tanpa pulsa dan tanpa paket data internet.

Ada pula layanan Instalasi Hemodialisis, Pelayanan Kesehatan Tradisional, Bangil Orthopedi and Pain Intervention Clinic (BOPIC), layanan LOSDOL atau Langsung Orang Siap Duduk di Depan Poli, Program Peduli Masyarakat, Holistic, hingga beragam layanan lainnya.

“Semua kami siapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” beber Dokter Arma.

Pengembangan yang ada, diimbangi dengan peningkatan SDM. Tenaga medis yang kompeten hingga dokter ahli di bidangnya, disiapkan. Agar memaksimalkan pelayanan.

Tak salah, jika seabrek penghargaan berhasil diraih. Juara 1 dalam ajang INOPAMAS 2024 untuk layanan Holistic, Juara 2 Nakes dan Bidan Teladan dari Kemenpan RB hingga raihan 10 besar ajang Si-Intan dari Kementerian Kesehatan 2024 kemarin.

 

Transformasi Pelayanan Jantung dengan Cathlab

Tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan kateterisasi jantung, menginspirasi RSUD Bangil untuk berinovasi.

Transformasi layanan kesehatan jantung pun direalisasikan, dengan penyediaan fasilitas layanan Catheterization Laboratory (Cathlab). Dengan layanan Cathlab di RSUD Bangil, masyarakat tak perlu lagi harus jauh-jauh ke luar daerah untuk mendapatkan perawatan masalah jantung.

TELITI: Seorang pasien saat menjalani kateterisasi jantung di RSUD Bangil. Dengan fasilitas Cathlab, pemeriksaan jantung lebih maksimal.
TELITI: Seorang pasien saat menjalani kateterisasi jantung di RSUD Bangil. Dengan fasilitas Cathlab, pemeriksaan jantung lebih maksimal.

Direktur RSUD Bangil dr. Arma Roosalina mengatakan, layanan Cathlab diluncurkan sejak Mei 2024 lalu.

Layanan ini, bisa menangani beragam pemeriksaan. Baik pemeriksaan gejala jantung koroner, kelainan katup, rad, dan irama jantung.

Selain berfungsi mendiagnosis gejala gangguan jantung, Cathlab juga mampu melakukan tindakan terapi invasif.

Seperti pemasangan ring dan penanganan penyumbatan jantung. Dengan kata lain, pasien dapat memperoleh diagnosis dan penanganan yang komprehensif dalam satu tempat.

“Cathlab ini berfungsi untuk mendiagnosis permasalahan yang ada pada jantung pasien. Hal ini sangat penting dalam memastikan apa problem yang dialami pasien. Begitu diketahui, penanganan atau terapi akan diberikan secara tepat,” paparnya.

Menurut Dokter Arma, layanan Cathlab sangat dibutuhkan bagi mereka yang peduli akan kesehatan.

Terutama, kesehatan jantung. Karena bisa menjadi deteksi dini, bagi seseorang yang merasa ada persoalan pada jantung mereka.

Sejak dioperasikan, minat masyarakat untuk memeriksakan diri cukup tinggi. Setiap harinya, bisa sampai 10 pasien.

 

Holistic, Tangani Pasien Stroke dengan Cepat dan Tepat

Stroke masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Keterlambatan penanganan, menjadi pemicu kematian dan kecacatan bagi penderitanya.

Terutama, pada tahap deteksi dini faktor risiko yang kurang optimal. Karena ternyata, masih banyak masyarakat yang belum mengenali gejala stroke.

Karena itu, percepatan penanganan menjadi sangat urgen. Dalam upaya menekan angka kematian maupun potensi kecacatan pascastroke.

Layanan Holistic yang diresmikan Juni 2024 lalu. Tampak Direktur RSUD Bangil dr. Arma Roosalina dan Pj Bupati Pasuruan Andriyanto meresmikan peluncuran layanan untuk penanganan pasien stroke.
Layanan Holistic yang diresmikan Juni 2024 lalu. Tampak Direktur RSUD Bangil dr. Arma Roosalina dan Pj Bupati Pasuruan Andriyanto meresmikan peluncuran layanan untuk penanganan pasien stroke.
LAYANI: Penanganan pasien stroke oleh petugas medis RSUD Bangil.
LAYANI: Penanganan pasien stroke oleh petugas medis RSUD Bangil.

Direktur RSUD Bangil dr. Arma Roosalina mengatakan, tingginya fatalitas kematian dan kecacatan akibat stroke terkadang banyak dikarenakan pasien terlambat ditangani.

Pasien dengan gejala stroke, memang harus mendapatkan penanganan segera. Jangan sampai dibiarkan terlalu lama di rumah.

Apalagi ketika sudah terjadi serangan. Maksimal tiga jam sudah harus tertangani.

“Hal ini untuk mencegah fatalitas kematian maupun kecacatan imbas stroke. Jadi, pasien harus mendapatkan penanganan sesegera mungkin,” ungkap dia.

Untuk mengakomodasi hal itu, sebuah trobosan direalisasikan RSUD Bangil. Yakni dengan penerapan Hospital Stroke Centre Integreted and Comprehensif atau disingkat Holistic.

Inovasi ini merupakan layanan penanganan stroke secara terintegrasi yang diluncurkan sejak Juni 2024 lalu. Mulai prahospital saat pasien dalam penjemputan, hingga proses penanganan pasien stroke berkelanjutan.

“Dengan layanan Holistik ini, pasien akan ditangani secara cepat, tepat, dan komprehensif,” imbuh Dokter Arma.

Melalui inovasi Holistic, risiko kematian dan kecacatan pasien setidaknya bisa diminimalisasi. Hal tersebut tak lepas dari cepat dan tepatnya penanganan yang dilakukan.

 

Permudah Dapatkan Darah dengan TRANSJIMAT

Darah menjadi bagian penting dalam kehidupan. Karena itu, dalam pelayanan kesehatan, darah menjadi kebutuhan yang vital.

Permasalahannya muncul ketika stok darah yang dibutuhkan pasien tidak tersedia.

Akhirnya, keluarga pasien harus mencari darah yang sesuai dengan yang dibutuhkan. Sayangnya, hal itu tak mudah. Dan lagi, butuh waktu singkat untuk mendapatkannya.

Bila tidak, ancaman kematian bagi pasien yang dirawat, bisa menerpa. Menyadari hal itulah, RSUD Bangil akhirnya meluncurkan TRANSJIMAT.

TIM TRANSPORTER: Dengan inovasi TRANSJIMAT memudahkan keluarga pasien untuk mendapatkan kantong darah yang dibutuhkan. Selain cepat juga lebih mudah. Dan ini gratis.
TIM TRANSPORTER: Dengan inovasi TRANSJIMAT memudahkan keluarga pasien untuk mendapatkan kantong darah yang dibutuhkan. Selain cepat juga lebih mudah. Dan ini gratis.

Di mana, TRANSJIMAT merupakan kepanjangan dari Transporter Cepat Jiwa Selamat.

“Keluarga pasien tidak perlu bingung untuk mendapatkan darah yang dibutuhkan. Karena melalui layanan TRANSJIMAT, RSUD Bangil menyediakan kebutuhan darah untuk transfusi yang dibutuhkan pasien,” kata Direktur RSUD Bangil dr. Arma Roosalina.

Menurut Dokter Arma, fasilitas TRANSJIMAT merupakan bentuk kepedulian RSUD Bangil terhadap keluarga pasien.

Di mana, kecenderungan selama ini, mereka harus mengurus sendiri untuk mendapatkan darah yang dibutuhkan.

Selain menyulitkan, jelas akan lebih memakan biaya. Bukan tidak mungkin pula, bisa menambah risiko semakin parahnya pasien yang dirawat.

Karena keterlambatan transfusi darah, bisa berakibat fatal kepada pasien. “Ini yang menjadi inspirasi kami. Kasihan kalau keluarga pasien harus riwa-riwi untuk mendapatkan darah yang dibutuhkan. Sehingga, mereka harus mengeluarkan biaya lebih. Belum tentu pula, mereka mengetahui untuk mendapatkannya,” sampainya.

Selama ini, RSUD Bangil bekerja sama dengan PMI dalam alur penyediaan kantong darah. Dengan keberadaan transporter, maka sirkulasi penyediaan darah tidak akan terhambat. Pasien pun bisa tenang lantaran tidak dikenakan biaya tambahan lagi.

"Semuanya gratis. Apalagi pasien BPJS sudah pasti ditanggung oleh negara," beber dia. (one)

Baca Juga: Dewan Minta Perhatikan Kapasitas IGD RSUD Bangil, Begini Respons RSUD

Editor : Jawanto Arifin
#rsud bangil #layanan