Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kiprah Pj Bupati Pasuruan Andriyanto Selama Setahun Menjabat: Berupaya Responsif Terhadap Kebutuhan Masyarakat

Fandi Armanto • Rabu, 18 September 2024 | 16:05 WIB

 

HARUS RESPONSIF: Pj Bupati Pasuruan bersama jajarannya, menemui pedagang di Pasar Pasrepan usai terbakar beberapa waktu lalu. Bagi Andriyanto, kehadiran pemerintah
HARUS RESPONSIF: Pj Bupati Pasuruan bersama jajarannya, menemui pedagang di Pasar Pasrepan usai terbakar beberapa waktu lalu. Bagi Andriyanto, kehadiran pemerintah
Hampir setahun Andriyanto menjabat Pj Bupati Pasuruan. Waktu yang tak singkat bagi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur itu menjaga agar pembangunan dan jalannya pemerintahan Kabupaten Pasuruan on the track. Beragam langkah dilakukannya dan tak sedikit yang menuai prestasi.

 SEMENJAK ditetapkan menjadi Pj kepala daerah pada 24 September, Andriyanto  menyadari betul bahwa Kabupaten Pasuruan memiliki banyak potensi.

Birokrasi yang sehat dan kuat adalah kunci bagi dia dan jajarannya bisa mewujudkan pemerintahan yang selalu hadir bagi masyarakat.

Andriyanto mengungkapkan, banyak persoalan yang dimiliki Kabupaten Pasuruan. Mulai dari segi geografis yang memungkinkan Kabupaten Pasuruan banyak terjadi bencana saat musim hujan maupun kemarau. Begitu juga sebagai daerah di Jatim yang menjadi ring satu dengan banyaknya perusahaan yang berdiri.

HAMPIR SETAHUN: Pj Bupati Pasuruan Andriyanto yang pada 24 September nanti akan genap setahun menjabat.
HAMPIR SETAHUN: Pj Bupati Pasuruan Andriyanto yang pada 24 September nanti akan genap setahun menjabat.

Dinamika di masyarakat sangat banyak dan beragam. Namun, Andriyanto yang memiliki instrumen di jajarannya, harus mencari solusi. Supaya perekonomian di Kabupaten Pasuruan tetap jalan dan tidak terjadi inflasi yang berdampak terhadap  masyarakat.

Dasar itulah yang membuat Andriyanto punya tanggung jawab sebagai kepala daerah. Tidak ada kepentingan selain menyejahterakan masyarakat dan mengawal pembangunan agar Kabupaten Pasuruan tetap maju. Meski dia hanya punya tempo waktu yang singkat.

Tugasnya di pemerintahan juga tidak mudah. Dia harus memimpin belasan ribu pegawai di lingkungan Pemkab Pasuruan. Mengoordinasi organisasi perangkat daerah (OPD) serta harus terjun langsung tiap kali terjadi permasalahan di lapangan.

Namun, di sela kesibukannya, Andriyanto juga masih memiliki waktu untuk mengurus yang lain. Misalnya, saat dia menerima menjadi karetaker Ketua Askab PSSI Pasuruan hingga harus menjadi manajer Persekabpas.

MOTIVASI: Pj Bupati Pasuruan Andriyanto memberi semangat para pemain Persekabpas Ketika berlaga di zona nasional, Liga 3 musim 2023-2024.
MOTIVASI: Pj Bupati Pasuruan Andriyanto memberi semangat para pemain Persekabpas Ketika berlaga di zona nasional, Liga 3 musim 2023-2024.

Belum lagi saat bencana melanda. Andriyanto harus ikut terjun dan menemui masyarakat. Karena bagi Andriyanto, pemerintahan yang responsive, sejatinya yang paling dibutuhkan masyarakat.

Selama kepemimpinan singkat pria asal Malang tersebut, yang juga pernah menjadi Ketua Umum Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Jawa Timur, ini terbilang berdampak cukup signifikan. Terutama bagi pembangunan dan pengembangan daerah Kabupaten Pasuruan.

Kiprahnya yang banyak membawa dorongan positif di Kabupaten Pasuruan, membuat DPRD kembali menyodorkan namanya untuk melanjutkan tampuk pimpinan selama 5 bulan sampai kepala daerah hasil pilkada dilantik. Tentu bukan tugas yang mudah. Apalagi Kabupaten Pasuruan akan menggelar pesta demokrasi pada 27 November nanti.

Bagi Andriyanto, menjadi kepala daerah adalah bagaimana bisa bermanfaat terhadap banyak orang. “Tugas seseorang di pemerintahan itu bukan hanya to sent. Tapi juga harus to delivery. Harus bisa melayani masyarakat,” katanya.

Enjoy Bertugas tanpa Tinggalkan Kewajiban

Kegiatan Pj Bupati Pasuruan Andriyanto sangat padat setiap hari. Bahkan, menjelang Hari Jadi Kabupaten Pasuruan, dia harus sering pergi ke luar daerah. Mulai ke Jakarta untuk presentasi ke Kemendagri hingga meluncur ke Sumatera untuk menyemangati atlet asal Kabupaten Pasuruan yang berlaga di PON. Berikut petikan wawancara Jawa Pos Radar Bromo (JPRB) bersama Andriyanto (A), persis setelah dia mengikuti Haul Mbah Hamid, Sabtu (14/9).

JPRB: Pak Pj Andriyanto sangat banyak memiliki agenda. Dan semua dilakoni. Apakah tidak lelah selama setahun ini?

A: Syukur Alhamdulillah saya selalu diberi sehat dan bisa menjalankan tugas. Semenjak saya ditunjuk Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa, Red), saya tak pernah menganggap jabatan ini sebagai beban. Justru saya enjoy menikmatinya. Tentu ini semua berkat dorongan banyak pihak, terutama keluarga.

JPRB: Saat pertama kali dilantik, tugas Pj kepala daerah yang diminta gubernur adalah menjaga stabilitas perekonomian. Sampai saat ini, Kabupaten Pasuruan terbilang aman dari inflasi. Seperti apa Anda menjaga tugas itu?

A: Memang perekonomian yang paling penting selama kepala daerah menjabat. Termasuk inflasi. Ini pula yang menjadi perhatian saya. Setiap ada rakornas, saya selalu berusaha ikut dan mendengar arahan dari Mendagri. Kami juga tidak tinggal diam jika terjadi kenaikan harga. Jika memang butuh intervensi, maka pasar murah kami gelar.

Bukan itu saja. Di jajaran pemerintahan sendiri, kami juga memiliki Gelang Kepang (Gerakan Penanggulangan Kerawanan Pangan) yang konkretnya dilakukan melalui Gerakan Tanam Benih Cabai (Gertam Babe) sebagai upaya menstabilkan harga komoditas pertanian yang saat ini merupakan penyumbang penyebab inflasi tersebut.

Gerakan ini kami awali dari tingkat kelurahan atau desa.

JPRB: Selama setahun ini, kami melihat Anda berani turun langsung menemui masyarakat. Entah itu ketika menghadapi bencana atau saat ada persoalan seperti soal limbah.

A: Ketika terjadi sebuah permasalahan, entah itu bencana atau yang lainnya, masyarakat sebenarnya itu hanya butuh perhatian. Butuh kepedulian, termasuk dari pemerintah. Misalnya jika terjadi bencana. Pemerintah itu harus responsif. Karena dengan kehadiran pemerintah, masyarakat itu merasa diperhatikan. Merasa dipedulikan.

Contohnya saja saat terjadi banjir. Saat pemerintah hadir di tengah masyarakat, mereka tidak menilai seberapa besar bantuannya. Tapi masyarakat merasa, persoalan ini sudah menjadi perhatian pemerintah yang pasti ingin mencari solusinya.

Begitu juga ketika terjadi persoalan seperti jalan rusak. Kami Pemkab Pasuruan tidak punya anggaran banyak. Paling dari jalan rusak yang ada, kami tidak bisa membenahi semuanya. Misalnya ada jalan rusak sepanjang 2 kilometer. Sementara anggaran kami hanya cukup untuk membenahi sepanjang 800 meter dengan tambal sulam. Tapi dengan kita hadir menemui mereka, masyarakat merasa bahwa pemerintahan ikut hadir. Pemerintahan responsif dan punya perhatian. Sehingga responsif bagi pemerintah itu sangat penting.

JPRB: Begitu juga dengan persoalan industrial dan dampaknya, seperti pencemaran sungai. Anda beberapa kali turun langsung.

A: Ya, itu juga bagian dari bentuk responsif pemerintah. Contohnya, saat terjadi pencemaran sungai yang diduga akibat pembuangan limbah dari perusahaan. Kami hadir dan meninjau serta menyelidiki ini agar ada solusi. Meskipun belum tentu perusahaan yang dituduhkan memang menjadi penyebab sungai tercemar, tetapi pemerintah hadir sebagai penengah.

Banyak manfaat yang bisa kami dapat saat terjun ke masyarakat langsung. Bukan hanya saat terjadi suatu permasalahan.

Saya sendiri pernah ikut salat Idul Adha di masyarakat dan saya merasakan, sebenarnya masyarakat itu yang utama ingin punya pemerintah yang selalu hadir di sejumlah acara.

JPRB: Di birokrasi, Anda mampu menjaga kekompakkan yang terbilang sampai saat ini masih terjaga. Bagaimana seorang Andriyanto melakukannya?

A: Di awal menjabat, kami memang pernah mengisi kekosongan pejabat eselon II dengan mutasi setelah izin dari Kemendagri turun. Dalam sebuah pergeseran, kami mengutamakan kompetensi. Sehingga, the man in the right place dapat diwujudkan. Hakikatnya, mereka yang terpilih harus bisa melakukan tugasnya. Kami “memprovokasi” agar mereka bisa menjalankan tugasnya dengan penuh terobosan dan kami ajak agar tak pernah Lelah berinovasi.

JPRB: Di luar sebagai kepala daerah, Anda masih mau mengurusi lembaga di luar pemerintahan. Contohnya seperti menjadi karetaker ketua PSSI hingga mampu membawa Persekabpas nyaris tembus ke liga profesional.

A: Ketika itu saya hanya melihat, PSSI memang perlu melakukan kongres untuk memilih ketua. Saya menjadi karetaker untuk menyelamatkan organisasi ini agar bisa terus berjalan. Begitu juga dengan Persekabpas. Tim ini punya potensi besar dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Pasuruan.

Alhamdulillah, ketika saya menjadi manajer, banyak pihak yang mendukung agar tim ini bisa tembus ke liga profesional. Tempat di mana Persekabpas pernah berlaga di Divisi Utama. Persekabpas inikan menjadi ikon daerah yang jika terangkat, otomatis ikut mengangkat nama daerahnya. Ternyata ketika kami memanajeri klub ini, banyak orang yang senang. Meskipun gagal melaju ke liga profesional. Tapi yakinlah, suatu saat Persekabpas bisa melaju lebih jauh.

JPRB: Selain menjadi kepala daerah, Anda juga masih menjabat Kepala Brida Pemprov Jatim. Bagaimana Anda mengatur waktu selama menjadi kepala daerah?

A: Semenjak saya menjadi Pj Bupati Pasuruan, posisi kepala Brida diisi oleh pelaksana harian. Tetapi, saya juga masih memantau dan Alhamdulillah saya bisa membagi waktu. Bahkan, sampai saat ini, saya masih melakukan rutinitas sebagai dosen di Pascasarjana Universitas Airlangga dan Widyagama, sebagaimana basic saya mejadi akademisi. Hampir tiap pagi saya mengajar kelas. Dimulai pukul 05.30. Saat ini pun ada enam kelas yang masih saya ajar. Saya enjoy menikmatinya karena lewat inilah saya bisa mengabdi. Jarak dan waktu juga tidak pernah saya rasakan karena yaitu tadi. Saya menikmatinya.

Begitu juga di pemerintahan. Saya beruntung memiliki jajaran yang solid. Sampai saat ini, kami juga masih terus evaluasi apa pun yang sudah dijalankan. Termasuk menggelar gathering of business Bersama pihak swasta. Ini yang tidak bisa ditinggalkan. Karena bekerja sama dengan banyak stakeholder itu tujuannya tidak sekadar kumpul-kumpul. Tapi mencari solusi bersama untuk memecahkan permasalahan yang ada.

JBRB: Di sisa waktu tugas Anda hingga jika diperpanjang nanti, Pemkab Pasuruan juga memiliki tugas berat karena akan digelar pesta demokrasi serentak. Apa pesan Anda terhadap jajaran di pemkab dan masyarakat?

A: Jika memang nanti saya diperpanjang sebagai Pj Bupati Pasuruan, saya ingin pidato pertama dengan memberi pesan bahwa kita sebagai ASN harus menjaga jarak. Netralitas harus kita kedepankan. Karena pilkada ini akan diikuti dua kontestan yang semuanya sama-sama baik dan punya visi-misi untuk memajukan Kabupaten Pasuruan.

Bagi masyarakat, kita manfaatkan pilkada ini untuk memilih pemimpin. Kita harus bisa amati bagaimana kedua calon nanti beradu strategi lewat ide-idenya. Bagaimana mereka nanti beradu kecerdasan, bagaimana visi-misinya. Harus kita ketahui sebelum memilihnya. Kita pun harus ikut menjaga kondusivitas. Jangan sampai terpecah. Jangan sampai memakan mentah-mentah isu-isu negatif ataupun black campaign. Masyarakat yang punya suara harus memanfaatkan haknya karena ini untuk menentukan calon pemimpin.

JPRB: Terakhir, soal tagline Hari Jadi Kapupaten Pasuruan. Bersinergi Menuju Pasuruan Maju Penuh Maslahat. Apa makna dari tagline ini.

A: Kami ingin meneruskan tujuan dari bupati sebelumnya yakni mewujudkan Pasuruan Maslahat. Dengan Maju dan Penuh ini menandakan, tujuan ini kami ingin lebih semangat lagi untuk mewujudkan Pasuruan semakin Maslahat.

Selama dipimpin Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto bersama jajaran Pemkab Pasuruan tak sedikit menuai prestasi. Capaian itu menjadi motivasi agar aparatur sipil negara tak berhenti berinovasi. Berikut ini sejumlah prestasi serta penghargaan yang didapat oleh Pj.Bupati maupun Pemkab Pasuruan selama periode setahun belakangan, dibawah kepemimpinan Andriyanto:

 Penghargaan Pemkab Pasuruan Sepanjang Tahun 2024

Photo
Photo
  1. Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident) Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja

Penghargaan ini diberikan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur. Piagam beserta plakat penghargaan diserahterimakan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto pada saat Apel Menyongsong Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Tahun 2024. Di waktu yang sama, Andriyanto juga mendapatkan penghargaan Terbaik III sebagai Bupati/ Walikota Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2024.

 

Photo
Photo

  1. Radar Bromo Award 2024

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendapatkan apresiasi Radar Bromo Award 2024. Penghargaan diserahterimakan oleh Direktur Jawa Pos Radar Bromo, Suyuti kepada Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto di Ballrom Paseban Sena Kota Probolinggo, Rabu (28/2) malam. Ada 3 penghargaan dari 2 kategori berbeda yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Masing-masing, Gerakan Keluarga Bersih Sadari Stunting Menuju Masyarakat Sejahtera (KASIH BERSANDING MESRA) dan GERMISU (Gerakan Minum Susu).

 

Photo
Photo

  1. TOP Pembina BUMD Awards 2024 dan Top BUMD Award

Apresiasi diberikan berkat peran, kontribusi dan dukungannya sebagai Penjabat Kepala Daerah terhadap kinerja Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sehingga berhasil berkinerja baik dan berprestasi.

Penghargaan diserahkan dalam acara TOP BUMD Awards 2024 yang digelar di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta. Di waktu yang bersamaan, Direktur Perumda Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan, Za'ari terpilih sebagai TOP CEO BUMD 2024. 

 

Photo
Photo

  1. Opini WTP ke-11

Meski belum segenap setahun, di masa kepemimpinan Andriyanto, Pemkab Pasuruan berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPKP Jatim pada Mei silam, untuk sebelas kalinya secara berturut. Penghargaan diberikan di Ruang Auditorium Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Sidoarjo, LHP diserahterimakan dari Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Karyadi kepada Pj. Bupati Pasuruan, Andriyanto.

 

Photo
Photo

  1. Terbaik Kedua Program Bangga Kencana Pelayanan KB Tahun 2024

Kabupaten Pasuruan meraih prestasi di tingkat Provinsi Jatim. Piagam penghargaan diserahkan oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr. Hasto Wardoyo kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko.  Kabupaten Pasuruan dinobatkan sebagai Terbaik II Pelayanan KB dalam rangka Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (HUT IBI) Tahun 2024. Persentase capaian total pelayanan KB tertinggi 185,86 persen dengan total capaian pelayanan sebanyak 17.021. Jumlah tersebut melebihi dari yang ditargetkan yakni 9.158 pelayanan.

 

Photo
Photo

  1. One Map Policy Better Governance 2024

Sebuah apresiasi dari Pemerintah Pusatatas Penyelesaian Ketidaksesuaian Pemanfaatan Ruang Untuk Pemerintah Daerah diserahterimakan dari Wakil Ketua KPK, Nurul Gufron kepada Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto. Turut mendampingi, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Republik Indonesia (RI), Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Tim Percepatan Kebijakan Satu Peta.

Penghargaan diberikan dalam acara One Map Policy Summit 2024 yang digelar di Hotel St. Regis Jakarta. Pj. Bupati Andriyanto berada satu panggung bersama para tokoh penerima penghargaan lainnya. Sebut saja Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi; Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya; Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional, Agus Harimurti Yudhoyono dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tmur, I Nyoman Gunadi yang mewakili Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono.

 

Photo
Photo

  1. Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan

Andriyanto menerima penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Menkumham RI) saat itu, Yasonna H. Laoly. Apresiasi diberikan berkat upaya pembinaan dan pengukuhan Desa/ Kelurahan Binaan di wilayah Pemerintah Kabupaten Pasuruan sebagai Desa/ Kelurahan Sadar Hukum. Piagam Penghargaan diberikan oleh Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Kemenkumham RI, Widodo Ekatjahjana. 

 

Photo
Photo

  1. Penganugerahan 100 persen Open Defecation Free (ODF)

Angka 100 persen itu diberikan berdasarkan data empiris, hasil verifikasi lapangan yang dilakukan ole h Tim Verifikator STMB Provinsi Jawa Timur. SDecara kumulatif, terhitung pada tanggal 15 Juni 2024 telah tercapai 100 persen ODF di seluruh Desa dan Kelurahan. Capaian itu sesuai dengan yang ditargetkan sebelumnya dengan menuntaskan 111 Desa dan Kelurahan di 20 Kecamatan yang warganya masih melakukan Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Atau masih sekitar 40 persen Desa dan Kelurahan di Kabupaten Pasuruan.

 

Photo
Photo

  1. Universal Health Coverage (UHC) Award

Kementerian Kesehatan RI mengganjar Pemkab Pasuruan kategori UHC Madya. Raihan prestasi itu sebagai bentuk penghargaan dari Pemerintah Pusat dan BPJS Kesehatan atas komitmen dan konsistensi Pemerintah Daerah dalam mendukung JKN yang merupakan program prioritas Pemerintah Pusat. Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin. Secara simbolis, penghargaan diserahterimakan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti kepada Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto di Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada hari Kamis (8/8).

 

Photo
Photo

  1. e-Purchasing Awards 2024 Provinsi Jawa Timur

Berkat komitmen memanfaatkan dan megiptimalkan e-Purchasing JATIM BEJO, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Provinsi Jawa Timur menganugerahi Kabupaten Pasuruan sebagai Peringkat ke-3 dalam e-Purchasing Awards 2024 Provinsi Jawa Timur. Adapun kategori penghargaan, Kabupaten/ Kota Transaksi Terbanyak Melalui JATIM BEJO. Dengan nilai transaksi Rp 33 Milyar lebih

 

caption

  1. Financial Literacy Award 2024

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai Pemkab Pasuruan terus berupaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Utamanya menyasar kepada petani milenial yang selama ini mendapatkan pendampingan melalui program Youth Enterpreneurship And Employment Support Services (YESS). (fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#hari jadi kabupaten pasuruan #pj bupati #pemkab pasuruan