Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

SDIT Bintangku Siap Pimpin Pemulihan Pembelajaran di Kota Probolinggo

Jawanto Arifin • Selasa, 31 Mei 2022 | 17:45 WIB
PROGRAM UNGGULAN: Wisudawan tahfidzul Qur’an siswa siswi SDIT Bintangku. (SDIT Tahfidz Bintangku for Radar Bromo)
PROGRAM UNGGULAN: Wisudawan tahfidzul Qur’an siswa siswi SDIT Bintangku. (SDIT Tahfidz Bintangku for Radar Bromo)
PROBOLINGGO, Radar Bromo - Pan­demi Covid 19 yang terjadi berkepanjangan berdampak. Banyak peserta didik di sekolah mengalami ketertinggalan pembelajaran (learning loss). SDIT Tahfidz Bintangku sebagai salah satu sekolah penggerak siap untuk memimpin pemulihan pembelajaran di Kota Probolinggo.

Kepala Sekolah SDIT Tahfidz Bintangku, Trisni Asyigah Zin menjelaskan lembaga sekolah nya ditetapkan se­bagai salah satu sekolah penggerak oleh Kemendikbud Ristek pada 2021 dalam rangka pemulihan pembela­jaran paska pandemi. Sebagai sekolah penggerak, sekolahnya menggunakan kurikulum merdeka.

Implementasi kurikulum merdeka ini bertujuan untuk mengatasi learning loss dalam rangka pemulihan pem­belajaran dalam jangka waktu terten­tu. Implementasi kurikulum ini dise­suaikan dengan kebutuhan pembelajaran peserta didik dan harus memperhatikan ketercapaian kompetensi peserta didik.

Photo
Photo
IN HOUSE TRAINING: Untuk menciptakan SDM yang unggul. (SDIT Tahfidz Bintangku for Radar Bromo)

“Satuan pendidikan memberikan opsi dalam melaksanakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Yaitu kurikulum 2013, kurikulum darurat dalam hal ini kurikulum 2013 yang disederhanakan dan kurikulum merdeka bagi sekolah peng­gerak,”ungkapnya.

Program sekolah penggerak berupaya mewujudkan visi pendidikan Indo­nesia dalam rangka Indonesia maju, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya profil pelajar Pancasila. Program ini fokus pada pengembang­an hasil belajar siswa melalui holistic yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul pada kep­sek dan guru.



Untuk melahirkan profil pelajar Pan­casila, SDIT Tahfidz Bintangku sudah menerapkan program intrakurikuler, ekstrakurikuler, proyek penguatan profil pelajar Pancasila dan budaya sekolah menjadi satu kesatuan dalam implementasi kurikulum merdeka.

Di SDIT Tahfidz Bintangku terdapat banyak program unggulan yang di­bedakan menjadi dua, yakni Tahfidzul Quran yang terdiri dari Tahsin, Mu­rojaah, Muqoyyam, Tahqiq hingga Tahfidz Al Quran. Program unggulan lainnya adalah karakter building yang meliputi outbound, kegiatan literasi, field trip, hingga leadership.

Photo
Photo
GURU: Pelatihan Pendidik dan tenaga pendidik untuk ciptakan SDM unggul. (SDIT Tahfidz Bintangku for Radar Bromo)

Di SDIT juga ada pembelajaran in­klusi. Inklusi ini tidak hanya meneri­ma peserta didik dengan kebutuhan khusus, tapi mampu menyelenggar­akan iklim pembelajaran yang mene­rima perbedaan baik fisik, budaya hingga suku bangsa.

“Dalam kurikulum merdeka, pembe­lajaran inklusi tercermin melalui pene­rapan profil Pancasila, misalnya dari dimensi kebhinekaan dan akhlak kepa­da sesama serta pembelajaran berbasis project untuk memfasilitasi tumbuhnya toleransi,”terang Trisni. (riz/ef) Editor : Jawanto Arifin
#sdit bintangku #lipsus pendidikan