MEMAKAI kacamata tidak lagi identik bagi mereka yang memiliki mata minus.
Tapi juga, sebagai penunjang penampilan. Kacamata, dewasa ini menjadi aksesoris wajib agar seseorang terlihat lebih menarik dalam berpakaian.
Apalagi bentuk kacamata semakin beragam. Seseorang bisa memilih, disesuaikan dengan bentuk wajah mereka.
Tidak hanya pelindung sinar yang masuk ke mata, kacamata bisa membuat pemakainya terlihat berkarakter.
Runner Up Miss Mega Bintang Jawa Timur 2024, Dianka Harissandy, 23, mengungkapkan kacamata menjadi kebutuhan.
Sebagai perempuan yang berprofesi sebagai model, ia kerap menghadiri acara di indoor dengan full lightning dan outdoor.
"Awalnya buat pelindung, agar tidak silau saat terkena lightning atau sinar matahari yang terik. Nah, dari hal ini yang bikin saya, lama-lama menjadi kebiasaan," katanya.
Dan saat ini, kacamata itu sudah menjadi pattern-nya dalam mix and match outfit. Karena kacamata cocok di semua outfit.
Apalagi model kacamata sekarang semakin beragam. Saat tidak dibutuhkan untuk pelindung mata, kacamata diletakkan di kepala sebagai pengganti bandana.
"Karena kalau bandana terlalu feminim. Sedangkan aku ingin mendapatkan kesan edgy di setiap ootd (Outfit of The Day)-ku” tutur Dianka.
Finalis Miss Mega Bintang Indonesia 2024 ini menyebut, karena suka menjadi item wajib, koleksi kacamatanya pun beragam.
Ia memiliki puluhan kacamata berbagai model. Jenis yang ia punya adalah cat eye, aviator, shield, mirrored, butterfly, wayfarer dan clubmaster.
Dan harganya juga tidak mahal. Sebab ia tidak terlalu suka menghabiskan banyak uang di satu jenis barang.
Paling murah adalah Rp 20 ribu hingga paling mahal Rp 200 ribu. Dan semua kacamata yang ia miliki, berwarna hitam.
Sebab warna tersebut netral dan bisa masuk ke semua jenis outfit.
"Jenis kacamata ini hanya beda di bentuknya. Tapi saya paling suka jenis kacamata cat eye. Karena bentuknya paling fit dengan bentuk muka," tuturnya.
Lulusan S1 Ilmu Komunikasi ini menerangkan, kacamata dengan bentuk shield dan aviator itu lebih maskuli di sisinya.
Sementara jenis butterfly dan cat eye cenderung feminine. Kalau jenis clubmaster dan wayfarer itu netral sehingga aman dipakai oleh pria dan wanita.
Agar awet, ia selalu meletakkan kacamata di dalam kotaknya usai dipakai. Sehingga bebas dari goresan dan debu.
Namun kacamata ini, cocoknya dipakai di acara kasual. Sehingga saat acara formal, ia tidak pernah menggunakannya.
"Kalau untuk daily itu oke ya. Dan tidak semua bisa cocok dengan kacamata. Kalau acara formal tidak bisa," kata lulusan Universitas Brawijaya (UB) ini.
Influencer lainnya, Aprilia Elsani, 25 menuturkan kacamata menjadi aksesoris yang tidak boleh terlewat.
Selain sebagai pengahalau sinar yang masuk ke mata, kacamata bisa menjadi aksesoris yang menambah kece penampilan. Apalagi bagi perempuan berhijab.
"Saat nongkrong di malam hari, kacamata tetap dibawa. Diletakkan di kepala sebagai bando. Biar tambah kece," tutur Elsa-sapaannya. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin