Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mengenal Fashion Mamba yang Kini Lagi Ngetren

Fahrizal Firmani • Minggu, 20 Agustus 2023 | 17:55 WIB
SERBAHITAM: Izza Machrusa Syahab, dengan outfit bernuansa dark tone. Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo
SERBAHITAM: Izza Machrusa Syahab, dengan outfit bernuansa dark tone. Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo

TREN fashion kian beragam. Salah satunya ada istilah cewek mamba. Kata mamba merujuk pada nama ular, black mamba. Sehingga, mamba dideskripsikan sebagai fashion serbahitam.

Penggunaan warna hitam dianggap membuat seseorang tampak elegan, namun simpel saat digunakan sehari-hari. Warna hitam juga dianggap membuat seseorang lebih percaya diri.

Seperti diungkapkan Yuk Kabupaten Pasuruan 2016 Izza Machrusa Syahab. Perempuan 24 tahun ini mengaku, dulu bukan orang yang pilih-pilih dalam warna outfit yang dipakai. Saat kecil, lebih suka warna merah. Ketika beranjak remaja, memakai pakaian yang dianggap nyaman dan sopan.

Ketika dewasa dan semakin memahami karakter sendiri, ia tidak asal mengenakan pakaian. Seluruh outfit yang dipakai harus memiliki purpose. Dari situ, ia mempunyai filosofi pada warna hitam.

“Bukan tidak suka warna cerah. Tapi, beberapa warna tidak sesuai karakter dan saya tidak nyaman melihat diri saya dengan warna yang terang,” ujar perempuan yang akrab disapa Eca ini.

Namun, Eca bukanlah pribadi yang saklek. Memilih profesional. Misalnya, ketika harus mengenakan pakaian cerah karena pekerjaan. Hanya saja, lebih suka outfit hitam karena menurutnya bisa tampil lebih percaya diri.

“Apa yang saya kenakan pasti sudah diatur agar tampil oke. Jadi, saat menggunakan pakaian serbahitam, tentu saya merasa pede,” ujar warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan ini.

Finalis Raka Raki Jatim 2018 ini mengatakan, warna hitam bisa dipakai di semua acara. Baik kasual atau formal. Seseorang harus jeli dalam memilih pakaian yang digunakan saat datang ke suatu kegiatan.

“Kalau acara kasual, saya memakai kaus, rok, atau blouse serbahitam dipadukan dengan jaket kulit. Kalau acara formal, bisa pakai blazer atau dress,” ujarnya.


Tidak Harus Selalu Serbahitam

Meski tren fashion mamba identik dengan warna hitam, namun outfit yang digunakan tidak harus sepenuhnya hitam. Seseorang bisa memainkan aksesori dengan warna netral.

Izza Machrusa Syahab, 24, mengatakan, ketika ingin memakai fashion mamba look, tidak harus serbahitam. Melainkan bisa dipadukan dengan warna netral. Yang terpenting dark tone mendominasi.

Ia mengaku biasa memadukan outfit mamba dengan aksesori. Saat ingin tampil kasual, mengenakan celana kulot dan blouse hitam. Dipadukan dengan anting atau jam tangan warna silver atau gold.

Bila ingin tampil formal, Lulusan S-1 Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya, ini memilih dress hitam dengan tas berwarna silver atau abu-abu. Kalau ingin tambah aksesori, bisa menggunakan jepit rambut silver. Sebaiknya tidak memilih warna terang untuk aksesori.

“Pilih warna yang netral untuk aksesorinya. Tidak harus semua hitam. Yang penting warna yang mendominasi itu gelap,” ujar perempuan kelahiran Maret 1999 ini.

Bungsu dua bersaudara ini menyebutkan, seseorang bisa cocok atau tidak dalam memakai look mamba. Sebab, cara pandang orang dalam berpakaian berbeda. Ada yang memilih serbahitam agar badannya terlihat lebih langsing.

Adapula yang memilih memakai pakaian warna hitam karena warnanya yang simpel. Sehingga, cocok digunakan dalam setiap acara. Padahal, orang tersebut tidak selalu memakai warna hitam dalam kesehariannya.

Katanya, tidak ada aturan orang yang ingin tampil dalam mamba look, pakaiannya harus serbahitam. Ataupun outfit di lemarinya didominasi warna hitam. Ini hanyalah ciptaan dari influencer yang diamini masyarakat.

“Cewek mamba itu bukanlah mereka yang hari-harinya 100 persen selalu pakai warna hitam. Saat tidur di rumah, bisa saja mereka memakai warna pink,” tuturnya.

Pemerhati fashion, Lina Mardiana menuturkan, secara teori, style dan warna pakaian yang dipilih sangat berpengaruh terhadap pribadi orang itu. Misal, jika seseorang ingin terlihat lebih langsing, ia akan memilih dark tone atau warna gelap.

“Warna dan style outfit yang dipakai menggambarkan karakter. Jika seseorang menyukai warna gelap, maka orang itu bisa didefinisikan mandiri dan tegas,” ujar guru tata busana di SMKN 3 Kota Probolinggo ini. (riz/rud)

Editor : Jawanto Arifin
#fashion #cewek mamba