Evakuasi Kapal Karam di Perairan Kalibuntu Kraksaan, Penyelam asal Mayangan Probolinggo Hilang

Achmad Arianto • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 09:48 WIB
PENYISIRAN : Petugas melakukan penyisiran di perairan Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan mencari keberadaan Ismail yang dilaporkan tenggelam. Inset Ismail.
PENYISIRAN : Petugas melakukan penyisiran di perairan Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan mencari keberadaan Ismail yang dilaporkan tenggelam. Inset Ismail.

 

KRAKSAAN, Radar Bromo-Niatan Ismail, 58 untuk mengevakuasi kapal karam di perairan Kalibuntu, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo berubah jadi tragedi. Warga Kelurahan/ Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo itu tenggelam. Keberadaannya belum diketahui.

Insiden itu terjadi Kamis (1/10). Petugas gabungan melakukan penyisiran pantai, namun belum menemukan warga yang dicari.

Keponakan korban Hasbullah, 40, mengatakan insiden ini bermula saat korban mendapatkan kabar dari seorang nelayan. Yakni, ada kapal karam di perairan Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan.

Kemudian sekitar pukul 10.00, korban bersama dengan sekitar 8 orang nelayan lainnya menggunakan sebuah kapal berangkat dari pesisir Desa Randuputih, Kecamatan Dringu menuju lokasi kapal karam.

Setibanya di lokasi tersebut sekitar pukul 13.00, korban yang memiliki keahlian menyelam tersebut kemudian turun ke laut untuk melakukan evakuasi kapal tenggelam.

Namun, sampai pukul 14.00 korban tak kunjung naik ke permukaan sehingga rekan yang lainnya pun mulai khawatir. Akhirnya, rekan korban melaporkan kejadian tersebut pada Satpolairud.

“Memang memiliki keahlian menyelam. Saat itu mau mengangkat barang yang ada di dalam kapal. Belum diketahui kondisinya apakah selamat atau meninggal. Ini masih dilakukan pencarian,” kata Hasbullah.

Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP I Wayan Mulyana mengatakan bahwa kabar warga yang tenggelam kemudian hilang tersebut diterima petugas.

Kemudian anggota Satpolairud Polres Probolinggo berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Probolinggo. Lalu menindaklanjuti dengan datang ke lokasi.

“Benar ada laporan warga hilang tenggelam. Sampai saat ini masih belum ada informasi yang jelas. Apakah tenggelam karena cuaca buruk atau kecelakaan kerja,” katanya.

Tim gabungan didampingi beberapa kerabat korban menggunakan kapal nelayan melakukan penyisiran sekitar perairan Desa Kalibuntu.

Namun setelah berlayar selama satu jam tidak ada tanda-tanda keberadaan warga tersebut. Sementara perairan sekitar angin cukup kencang.  Sehingga pencarian terpaksa dihentikan dan akan dilanjutkan kembali jumat (2/10) pagi.

“Penyisiran sudah dilakukan tetapi belum tahu persis lokasi tenggelamnya,” tuturnya. (ar/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
penyelam kalibuntu probolinggo evakuasi Kraksaan