Akses Tiris-Probolinggo Diperbaiki Setelah Puluhan Tahun Rusak

Agus Faiz Musleh • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 14:50 WIB
LIHAT LANGSUNG: Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris melihat proyek pavingisasi di Ruas Jalan Condong-Segaran. (ISTIMEWA)
LIHAT LANGSUNG: Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris melihat proyek pavingisasi di Ruas Jalan Condong-Segaran. (ISTIMEWA)

TIRIS, Radar Bromo - Sejumlah ruas jalan di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, mulai dierbaiki. Setelah bertahun-tahun rusak, Pemkab memperbaikinya sebagai bagian dari upaya memperlancar mobilitas warga sekaligus menopang aktivitas perekonomian di kawasan selatan.

Salah satu ruas yang ditangani adalah Jalan Condong-Segaran di Desa Wedusan.

“Jalan ini puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan. Alhamdulillah tahun ini kami bisa melakukan perbaikan. Semoga masyarakat di sini bisa nantinya ikut merawat jalan yang sudah bagus dan nyaman untuk akses dari segi ekonomi dan pendidikan,” ujar Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris, Kamis (25/9).

Penanganan jalan tidak hanya menyangkut permukaan badan jalan. Pemkab juga mengerjakan drainase di Dusun Curah Pakis dan Dusun Jebun, Desa Jangkang, yang berada di sepanjang ruas Condong-Segaran.

Drainase menjadi persoalan penting karena air merupakan salah satu faktor yang dapat mempercepat kerusakan konstruksi jalan. Tanpa sistem pembuangan air yang memadai, jalan yang baru diperbaiki berisiko kembali mengalami kerusakan ketika menghadapi aliran air dan genangan.

“Sistem drainase yang baik berpengaruh terhadap daya tahan konstruksi jalan ketika menghadapi aliran air. Pembangunan drainase ini sangat penting karena menentukan kondisi jalan seawet apa,” ujar Gus Haris ketika meninjau sejumlah pekerjaan infrastruktur di Kecamatan Tiris.

Ruas Condong-Segaran yang ditangani panjangnya sekitar 5,6 kilometer dan terbagi dalam dua segmen. Lebar jalan sekitar lima meter.

“Bagian hotmix memiliki lebar empat meter, sedangkan sisanya berupa bahu beton di sisi kanan dan kiri,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahyo Saputra.

Penanganan infrastruktur di Tiris juga menyasar ruas Segaran-Air Panas di Desa Segaran. Sebagian akses menuju kawasan tersebut menggunakan paving. Jalan yang dipaving dari Pertigaan Ranu Segaran menuju titik wisata Air Panas, sepanjang sekitar 558 meter.

Menurut Hengki, lebar jalan menyesuaikan kondisi ruang yang tersedia di lapangan. Secara umum, lebar ruas sekitar 3,5 meter, meski terdapat sejumlah titik yang memiliki keterbatasan ruang. Ruas tersebut disebut masih mampu menopang kendaraan dengan tonase 10-12 ton.

Selain Condong-Segaran dan Segaran-Air Panas, Pemkab Probolinggo juga melakukan peningkatan Ruas Jalan Tlogoargo-Andungsari serta Ruas Jalan Ranuagung-Ranu. Menurutna, pembangunan jalan tetap menjadi salah satu prioritas karena akses transportasi berkaitan langsung dengan pergerakan ekonomi masyarakat.

Perbaikan akses jalan di kawasan selatan juga berkaitan dengan pengembangan potensi wisata. Pemerintah daerah sebelumnya melakukan pavingisasi di sejumlah destinasi wisata. Termasuk kawasan danau, sebagai bagian dari peningkatan akses. Namun, pembangunan akses wisata tidak seluruhnya menggunakan hotmix.

“Bukan paving semua,” ujar Hengki. (mu/rud)

 

Editor : Moch Vikry Romadhoni
rusak ruas jalan pemkab tiris probolinggo