KRUCIL, Radar Bromo- Titik api kembali ditemukan di Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Titik api tersebut terpantau dari satelit dan Si Pongi, Rabu (23/9), sekitar pukul 20.08.
Kepala BB KSDA Jawa Timur Nur Patria Kurniawan mengatakan, tim patroli kebakaran Pos Bermi, Kecamatan Krucil, mendeteksi api tersebut berada di bawah Puncak Hyang dan sekitar jalur Aing Kenik. Tim kami langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dengan jet shooter. “Syukur berhasil dikendalikan, namun lima titik area masih mengeluarkan asap,” ujarnya.
Hingga Kamis (24/9), upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan. Sebanyak 20 personel gabungan berangkat dari Baderan ke ditambah sejumlah personel dari Pos Bermi, mendekati puncak Argopuro dari arah timur yang menjadi lokasi kebakaran.
Tak hanya itu, mereka juga melalukan penyisiran di tepian area terdampak kebakaran untuk memastikan api tidak menjalar. “Sementara untuk sekat bakar kami buat di kawasan Rawa Embik,” katanya.
Nur mengatakan, lokasi kebakaran berada pada ketinggian sekitar 2.175–2.654 meter dari permukaan laut (mdpl). Medan curam, jarak tempuh yang jauh, keterbatasan air, dan angin yang kencang menjadi kendala penangan kebakaran. Untuk vegetasi yang terdampak antara lain rumput, alang-alang, dan cemara gunung.
“Saat ini pemantauan dan pendinginan terus kami lakukan untuk memastikan bara di tunggak-tunggak kayu dan material organik lainnya betul-betul padam,” sebutnya.
Di sekitar salah satu titik kebakaran, personel gabungan menemukan bekas camp pemburu dan sisa karet ban yang terbakar. “Temuan tersebut menjadi informasi awal yang perlu ditelusuri lebih lanjut terkait penyebab kebakaran kali ini,” katanya.
Nur mengatakan, sejauh ini data terbaru mencataat sekitar 488 hektare kawasan SM dataran tinggi yang terdampak kebakaran. Angka tersebut masih bersifat sementara dan luasan final menunggu proses delineasi lapangan. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga