Desa Pamatan di Tongas Probolinggo Rampungkan Pengurukan–Pavingisasi Koperasi Merah Putih

Jamaludin Uno • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 06:07 WIB
RAMPUNG; Pavngisasi halaman di KDMP Desa Pamatan telah dirampungkan beberapa bulan lalu, sebelumnya Pemdes juga melakukan pengurukan tanah. (Foto Jamaludin/Jawa Pos Radar Bromo)
RAMPUNG; Pavngisasi halaman di KDMP Desa Pamatan telah dirampungkan beberapa bulan lalu, sebelumnya Pemdes juga melakukan pengurukan tanah. (Foto Jamaludin/Jawa Pos Radar Bromo)

 PROGRAM pemerintah pusat untuk menggerakkan perekonomian desa diwujudkan melalui pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Di Desa Pamatan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, KDMP dibangun di Dusun Bulak Dowo.

Keberadaan KDMP Desa Pamatan juga mendapat dukungan dari pemerintah desa (pemdes) setempat. Dukungan diwujudkan dalam bentuk pembangunan infrastruktur penunjang berupa pengurukan tanah dan dilanjutkan dengan pemasangan paving di halaman lokasi KDMP.

Pekerjaan tersebut telah dirampungkan sekitar bulan April hingga Mei lalu. Dengan selesainya pekerjaan tersebut, halaman lokasi KDMP kini telah memiliki infrastruktur pendukung yang dapat menunjang aktivitas di lokasi tersebut.

Sekretaris Desa Pamatan, Mohammad Faiz Zainul Hasan mengatakan, KDMP Desa Pamatan berdiri di atas lahan Tanah Kas Desa (TKD) Pamatan yang berada di Dusun Bulak Dowo. Menurutnya, pembangunan infrastruktur untuk mendukung keberadaan KDMP menjadi salah satu kegiatan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah desa pada tahun 2026.

“Pembangunan infrastruktur tahun ini berupa pengurukan tanah untuk KDMP yang dilanjutkan dengan pemasangan paving di halaman KDMP Desa Pamatan,” katanya.

Selain pembangunan infrastruktur pendukung KDMP, Pemdes Pamatan juga mengalokasikan pembangunan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Khususnya dari faktor tempat tinggal. Berupa rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Faiz menjelaskan, pada tahun 2026 terdapat satu unit rumah warga yang masuk dalam program rehabilitasi RTLH. Rumah tersebut berada di Dusun Winong dan benar-benar membutuhkan perbaikan agar dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak bagi penghuninya.

“Rehab masih belum dilaksanakan, karena yang bersangkutan masih menunggu hari baik untuk rehab rumahnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan dan program yang dilaksanakan Pemdes Pamatan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur. Bantuan sosial juga disentuh melalui anggaran Dana Desa tahun ini bagi warga yang sesuai kriteria penerima bantuan.

“Pemdes Pamatan telah merampungkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT-DD) semester dua, untuk bulan Juli hingga Desember 2026,” katanya.

Faiz mengatakan, untuk tahun ini ada tiga keluarga penerima manfaat (KPM) BLT-DD dari Pemdes Pamatan. Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari program pemerintah desa dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Program ini juga menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah desa terhadap masyarakat yang masuk dalam kriteria penerima bantuan,” katanya. 

MUSDES; Pemdes Pamatan saat menggelar Musdes Penetapan Rencana Kegiatan Desa Tahun Anggaran 2027, Selasa (22/11) lalu. (Foto Jamaludin/Jawa Pos Radar Bromo)
MUSDES; Pemdes Pamatan saat menggelar Musdes Penetapan Rencana Kegiatan Desa Tahun Anggaran 2027, Selasa (22/11) lalu. (Foto Jamaludin/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Susun RKPDes Berdasarkan Kebutuhan–Kekuatan Anggaran

SEJUMLAH program kegiatan menjadi rencana pembangunan yang akan dilaksanakan Pemdes Pamatan, Kecamatan Tongas, pada 2027 mendatang. Hal tersebut terungkap dalam Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 yang digelar di Balai Desa Pamatan, Selasa (22/10).

Sekretaris Desa Pamatan, Mohammad Faiz Zainul Hasan mengatakan, sejumlah program yang masuk dalam RKPDes Tahun Anggaran 2027 di antaranya penanganan stunting dan pembangunan infrastruktur jalan. “Penanganan stunting akan diwujudkan dengan meningkatkan pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita serta pemberian susu bagi ibu hamil,” katanya.

POSYANDU: Kegiatan Posyandu di Desa Pamatan terbagi dalam 6 pos pelayanan. Posyandu rutin dilaksanakan tiap bulan. (Foto: Pemdes Pamatan for Jawa Pos Radar Bromo)
POSYANDU: Kegiatan Posyandu di Desa Pamatan terbagi dalam 6 pos pelayanan. Posyandu rutin dilaksanakan tiap bulan. (Foto: Pemdes Pamatan for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Selain penanganan stunting, Pemdes Pamatan juga merencanakan pengaspalan jalan usaha tani di Dusun Bulak Dowo. Saat ini, kondisi jalan tersebut masih berupa jalan makadam.“Rencananya jalan yang akan diaspal sekitar dua kilometer, mulai dari Dusun Sumber Kutuk hingga Bulak Dowo. Jalan ini sangat dibutuhkan para petani,” jelasnya.

Menurut Faiz, akses tersebut memiliki peran penting bagi aktivitas pertanian warga. Mayoritas masyarakat di wilayah tersebut merupakan petani yang menanam berbagai komoditas, seperti jagung, kacang, padi hingga tembakau. “Jadi ini sangat penting dalam mendukung akses pertanian. Harapannya nanti hasilnya bisa maksimal dan biaya produksi bisa ditekan lagi,” jelasnya.

Ia mengatakan, program lainnya dalam RKPDes 2027 adalah pengaspalan jalan desa di Dusun Winong. Kondisi jalan tersebut saat ini mengalami kerusakan cukup parah dan mengganggu aktivitas warga. Jalan ini juga menjadi akses menuju Dusun Mendek. Kondisi jalan rusak ini juga kerap dikeluhkan warga setempat.

“Pembangunan jalan di Desa Pamatan memang urgent, karena hingga saat ini kondisi jalan di sini banyak yang rusak dan jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat. Untuk rencana pembangunan tahun 207 memang banyak menyentuh pembangunan infrastruktur jalan,” ujarnya.

PENYULUHAN; Untuk mendukung pertanian, Pemdes Pamatan dan Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo menggelar penyuluhan pembuatan asam amino. (Foto Jamaludin/Jawa Pos Radar Bromo)
PENYULUHAN; Untuk mendukung pertanian, Pemdes Pamatan dan Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo menggelar penyuluhan pembuatan asam amino. (Foto Jamaludin/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Sementara itu, Kepala Desa Pamatan, Eni, mengatakan, pembangunan infrastruktur tidak hanya didasarkan pada kebutuhan masyarakat. Tetapi juga menjadi bagian dari visi dan misinya dalam membangun Desa Pamatan. Sesuai dengan programnya sejak ia awal menjabat sebagai kepala desa.

“Kenapa banyak pembangunan infrastrktur jalan? Karena memang selain jalannya banyak yang rusak dan membutuhkan perbaikan, ini juga sudah menjadi visi dan misi saya. Semoga bisa terlaksana dengan baik. Karena sekarang kita mengalami kendala pada anggaran,” jelasnya.

Menurut Eni, hingga saat ini masih banyak ruas jalan di Desa Pamatan yang membutuhkan perbaikan. Namun, pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran Dana Desa.“Jalan masih banyak yang rusak. Tentunya nanti, kalau ada sisa anggaran, akan kami arahkan untuk perbaikan jalan,” katanya.

Eni menyebutkan, mayoritas masyarakat Desa Pamatan bekerja sebagai petani dan peternak sapi. Karena itu, keberadaan infrastruktur jalan yang memadai sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas pertanian, peternakan, serta mobilitas masyarakat.

“Penyusunan RKPDes tahun anggaran ini kami sesuaikan dengan kebutuhan atau pembangunan yang urgent. Juga kami sesuaikan dengan kemampuan anggaran dari dana desa. Karena seperti diketahui, tahun ini besaran dana desa tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Musdes Penetapan RKPDes Pamatan Tahun Anggaran 2027 tersebut turut dihadiri pihak Kecamatan Tongas, pendamping desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perangkat Desa Pamatan.

 Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Posyandu

 

PEMERINTAH Desa Pamatan, Kecamatan Tongas, terus mendorong peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Posyandu di Desa Pamatan terbagi dalam enam pos pelayanan  yang mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, balita, ibu hamil, remaja hingga masyarakat lanjut usia (lansia).

BANTUAN; Pemdes Pamatan telah merampungkan penyerahan BLT DD Tahun 2026.Tahun ini di desa Pamatan ada 3 KPM. (Foto: Pemdes Pamatan for Jawa Pos Radar Bromo)
BANTUAN; Pemdes Pamatan telah merampungkan penyerahan BLT DD Tahun 2026.Tahun ini di desa Pamatan ada 3 KPM. (Foto: Pemdes Pamatan for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Ketua TP PKK Desa Pamatan, Siti Rokayah mengatakan, keberadaan Posyandu ini menjadi salah satu upaya Pemdes Pamatan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga di tingkat desa. “Posyandu dilaksanakan rutin tiap bulan, mulai dari Posyandu bayi, balita, ibu hamil, remaja hingga Posyandu lansia,” katanya.

Menurutnya, pelayanan tidak hanya berupa pemeriksaan dan pemantauan kesehatan, tetapi juga terdapat kegiatan yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi. “Untuk balita Posyandu juga menyediakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT),’ katanya.

Ia mengatakan, pelaksanaan Posyandu juga didukung oleh para kader yang selama ini aktif membantu pelayanan kepada masyarakat. “Ada 32 kader Posyandu dan dua kader Integrasi Layanan Primer (ILP). Selain itu, terdapat 22 kader PKK yang turut mendukung kegiatan di Desa Pamatan,” katanya.

Siti menjelaskan, agar lebih maksimal dan mudah dijangkau. Kegiatan posyandu dilaksanakan di masing-masing pos yang sudah ditentukan dalam setiap bulannya.“Tempatnya ada yang di Balai Desa, rumah warga dan rumah kader. Ini juga untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya. (uno/fun/*)

 

Editor : Fandi Armanto
Desa Pamatan Kecamatan Tongas transparansi desa KDMP BLT DD