Lahan Tebu 5 Hektare di Gending-Probolinggo, Terbakar, Sempat Bikin Warga Waswas

Achmad Arianto • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 19:33 WIB
TERBAKAR: Tim Damkar Kabupaten Probolinggo memadamkan api yang melalap lahan tebu di Blok Wedian, Desa Curahsawo, Kecamatan Gending. (DAMKAR FOR JAWA POS RADAR BROMO)
TERBAKAR: Tim Damkar Kabupaten Probolinggo memadamkan api yang melalap lahan tebu di Blok Wedian, Desa Curahsawo, Kecamatan Gending. (DAMKAR FOR JAWA POS RADAR BROMO)

GENDING, Radar Bromo- Lahan tebu seluas 5 hektare di Blok Wedian, Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, hangus. Selasa (8/9) malam, api muncul diduga sengaja dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).

Awalnya api menyala dengan kobaran kecil. Karena embusan angin yang begitu kencang, api dengan cepat merambat. Titik api mulanya berada di sisi selatan lahan. Perlahan merembet ke utara mengikuti embusan angin.

Akhirnya, jarak api dengan permukiman makin mendekat. Khawatir api sampai ke permukiman, warga melaporkan ke Tim Damkar Kabupaten Probolinggo.

Petugas mendapatkan laporan sekitar pukul 19.35. Setelah lokasi kebakaran diketahui secara pasti, petugas langsung berangkat ke lokasi,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Bahaya Kebakaran dan Non Kebakaran Satpol PP Kabupaten Probolinggo Andrea Persaulian.

Dua unit truk damkar beserta enam personel mendatangi tempat kejadian kebakaran. Penyemprotan air dilakukan pada pusat kobaran api hingga padam.

Selama proses pemadaman, tidak ada kendala yang berarti. Hanya saja jarak lokasi kebakaran cukup jauh dengan jalan, sehingga tim harus bekerja ekstra untuk menggelar slang hingga menjangkau titik api.

Andrea mengatakan, dari informasi yang dihimpun dari warga sekitar tempat kejadian, kebakaran diduga terjadi karena ulah OTK. Ia sengaja membakar lahan tebu, kemudian ditinggalkan. Akibatnya, lahan tebu seluas 5 hektare hangus terbakar.

Pemadaman dilaksanakan berkolaborasi dengan BPBD dan Polsek Gending. Setelah melakukan penyemprotan air selama 2,5 jam, api bisa dipadamkan,” jelasnya. (ar/rud)

 

Editor : Moch Vikry Romadhoni
curahsawo Lahan tebu gending hektare probolinggo